Lagi-Lagi Truk Batu Bara Terbalik, Kali Ini di Depan Pelabuhan Bubon

Sudutpenanews.com |Aceh Barat – Satu unit truk pengangkut batu bara bernomor polisi BK 8395 FX mengalami kecelakaan dan terbalik di Jalan Meulaboh-Banda Aceh, tepatnya di depan Pelabuhan Bubon, Gampong Teungoh, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, Kamis (27/8/2026).

Informasi yang dihimpun, truk tersebut diduga merupakan kendaraan pengangkut batu bara dari perusahaan yang beroperasi di Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat. Belakangan diketahui, truk itu diduga milik PT Pada Semesta Utama (PSU), yang disebut sebagai vendor PT Agrabudi Jasa Bersama (AJB).

Kasat Lantas Polres Aceh Barat, AKP Eko Suhendro, membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Ia mengatakan, pihaknya saat ini sedang menangani kejadian tersebut melalui Unit Kecelakaan Lalu Lintas.

“Sedang dalam penanganan Unit Laka,” kata Eko saat dikonfirmasi melalui pesan whatsappsnya, Kamis (27/8/2026).

Ia menjelaskan, lokasi kecelakaan berada di Jalan Meulaboh-Banda Aceh, Gampong Teungoh, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat.

Belum diketahui secara pasti penyebab truk tersebut terbalik maupun apakah terdapat korban dalam kejadian tersebut. Polisi masih melakukan penanganan dan pendalaman di lokasi.

Bukan Kali Pertama

Kecelakaan truk pengangkut batu bara di jalur lintas Meulaboh-Banda Aceh dan ruas jalan di Aceh Barat bukan kali pertama terjadi.

Sebelumnya, pada Kamis (18/6/2026), truk pengangkut batu bara juga terbalik di Jalan Meulaboh-Banda Aceh, tepatnya di Gampong Suak Geudeubang, Kecamatan Samatiga. Saat itu, truk bernomor polisi BL 8353 EO mengangkut batu bara dari PT Indonesia Pacific Energy (IPE) di Kecamatan Meureubo menuju Pelabuhan Calang, Aceh Jaya. Polisi menyebut kecelakaan tersebut terjadi setelah dua ban belakang sebelah kiri pecah secara bersamaan hingga kendaraan oleng dan terbalik. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

Sebulan sebelumnya, pada Kamis (14/5/2026), kecelakaan serupa juga terjadi. Sebuah truk hauling pengangkut batu bara milik PT Asima Jasa Utama dengan nomor polisi BM 9216 WU terbalik di kawasan Gampong Peunaga Cut Ujong, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat. Polisi menyebut kecelakaan tersebut juga dipicu pecah ban bagian belakang.

Persoalan angkutan batu bara di Aceh Barat sendiri sebelumnya juga telah menjadi sorotan. Pada 2024, Wakil Ketua DPRK Aceh Barat Ramli pernah menyoroti dugaan pelanggaran SOP dalam pengangkutan batu bara oleh PT AJB, termasuk persoalan tonase, jam operasional dan tumpahan batu bara di jalan umum.

Bahkan pada Januari 2025, PT AJB juga pernah melakukan investigasi internal terkait kecelakaan yang melibatkan truk pengangkut batu bara dan menyebabkan seorang warga meninggal dunia.

Rangkaian kejadian tersebut kembali menimbulkan pertanyaan mengenai kelayakan armada, pengawasan terhadap kendaraan hauling, kapasitas muatan, serta keselamatan pengguna jalan yang harus melintasi jalur umum yang digunakan kendaraan pengangkut batu bara.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kecelakaan truk di depan Pelabuhan Bubon masih dalam penanganan Satlantas Polres Aceh Barat. Identitas perusahaan pemilik kendaraan juga masih berdasarkan informasi yang diterima dan belum dikonfirmasi secara resmi kepada pihak PT PSU maupun PT AJB.

Media ini masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak PT Pada Semesta Utama (PSU) dan PT Agrabudi Jasa Bersama (AJB) terkait kecelakaan tersebut. Hak jawab dan klarifikasi diberikan secara proporsional sesuai dengan kaidah jurnalistik.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *