Dek Gam Soroti Lemahnya Fungsi DPR Kabupaten Aceh Barat Daya

Sudutpenanews.com | Aceh Barat Daya. Tokoh pemuda Barat Selatan Aceh, Irvan Juanda yang akrab disapa Dek Gam Babahrot, menyorot tajam kinerja Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Barat Daya. Ia menilai DPRK Abdya seakan-akan “mati suri” dan tidak menjalankan tugas serta fungsinya secara maksimal, pada Minggu (28/06/2026)

Dalam rilis tertulis yang diterima Sudutpenanews.com pada Sabtu malam, 27 Juni 2026, Irvan Juanda mengatakan kompleksnya persoalan yang ada di kabupaten Aceh Barat Daya yang tidak disoroti oleh DPRK setempat.

Bacaan Lainnya

“Banyak permasalahan yang seharusnya dibicarakan oleh wakil rakyat tersebut. Contohnya persoalan penimbunan minyak yang masih marak terjadi di Abdya. Seharusnya perwakilan rakyat hadir membicarakan hal tersebut di dalam gedung rakyat,” tegas Dek Gam, dalam rilis tertulisnya pada Sudutpenanews.com

Dek Gam juga menyinggung temuan Badan Pemeriksa Keuangan terkait penggunaan keuangan daerah Kabupaten Aceh Barat Daya. Ia menyebut temuan itu bahkan terjadi di dalam gedung dewan sendiri.

“Beberapa hari yang lalu banyak media memberitakan tentang temuan BPK dalam penggunaan keuangan daerah Kabupaten Aceh Barat Daya, bahkan di dalam gedung perwakilan rakyat sendiri juga ada temuan,” ujarnya.

Menurutnya, hal itu menunjukkan lemahnya pemahaman dewan terhadap fungsi pengawasan dan anggaran.

“Saya rasa Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Barat Daya seperti tidak paham dengan tugas dan fungsi mereka,” pungkas Dek Gam.

Ia meminta seluruh anggota DPRK Abdya kembali ke khitah sebagai wakil rakyat. Fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan harus dijalankan serius demi kepentingan masyarakat, bukan sekadar formalitas di gedung.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *