Bupati Tarmizi Sebut Bantuan PT Mifa sebagai Kado untuk Masyarakat Aceh Barat

Sudutpenanews.com | Aceh Barat – Bupati Aceh Barat Tarmizi menyebut dukungan dan bantuan dari PT Mifa Bersaudara melalui dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) sebagai “kado” bagi masyarakat Aceh Barat. Dukungan tersebut dinilai memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya dengan kembali beroperasinya fasilitas catheterization laboratory (Cath Lab/Catlab) di RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh.

Tarmizi mengatakan, pengoperasian kembali fasilitas Catlab menjadi langkah penting dalam mengoptimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Aceh Barat dan wilayah sekitarnya.

“Ini merupakan kado untuk masyarakat Aceh Barat. Dengan adanya dukungan CSR dari PT. Mifa Bersaudara, fasilitas yang sebelumnya tidak berfungsi kini dapat dimanfaatkan kembali untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Tarmizi, Senin (17/8/2026) ketika diwawancarai media.

Fasilitas Catlab tersebut diketahui dibeli pada 2018 dengan nilai sekitar Rp11 miliar. Namun, alat tersebut sempat tidak dapat digunakan selama kurang lebih delapan tahun akibat mengalami kerusakan.

Melalui kerja sama serta dukungan dana CSR sebesar Rp1,5 miliar, fasilitas tersebut akhirnya dapat diperbaiki dan kembali difungsikan. Keberadaan Catlab ini menjadi sangat strategis karena fasilitas serupa di wilayah Aceh Selatan hingga Aceh Barat saat ini hanya tersedia dua unit, masing-masing satu di Aceh Selatan dan satu di Aceh Barat.

Manfaat fasilitas tersebut bahkan langsung dirasakan pada saat peluncuran. Salah seorang pasien, Yusrami, mendapat penanganan akibat serangan jantung dengan menggunakan fasilitas Catlab. Dalam proses penanganan tersebut, pasien juga mendapatkan obat dengan nilai sekitar Rp5 juta.

Menurut Tarmizi, keberadaan layanan jantung di RSUD Cut Nyak Dhien menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan yang memadai. Sejak Januari hingga Juni, layanan jantung telah menangani sekitar 4.800 pasien. Sekitar 30 persen di antaranya berasal dari luar Aceh Barat, termasuk dari Kabupaten Nagan Raya dan daerah sekitarnya.

“Ini menunjukkan bahwa rumah sakit kita bukan hanya melayani masyarakat Aceh Barat, tetapi juga masyarakat dari daerah sekitar,” katanya.

Selain sektor kesehatan, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terus mendorong optimalisasi dana CSR perusahaan agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Tarmizi menyebut, realisasi dana CSR yang berhasil dihimpun dari PT. Mifa Bersaudara mencapai lebih dari Rp9 miliar. Pemkab Aceh Barat selanjutnya menargetkan agar kontribusi tersebut dapat ditingkatkan hingga Rp20 miliar.

Pemerintah daerah juga mengusulkan agar 1 persen dari dana CSR perusahaan diprioritaskan untuk masyarakat setempat, terutama pada sektor kesehatan, pendidikan, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), serta lingkungan.

Menurut Tarmizi, usulan tersebut mendapat respons positif dari pihak perusahaan dan tidak mendapatkan penolakan.

“Kita berharap CSR ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan,” ujarnya.

Peningkatan pelayanan kesehatan di Aceh Barat tidak hanya dilakukan melalui pengoperasian kembali Catlab. RSUD Cut Nyak Dhien juga terus dilengkapi dengan sejumlah fasilitas pendukung.

Salah satunya pembangunan gedung Kris yang memiliki kapasitas 56 tempat tidur serta penguatan fasilitas Unit Gawat Darurat (UGD). Penambahan fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan mutu pelayanan kepada masyarakat.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat juga terus menjalankan program Kartu Aceh Barat sebagai bentuk perlindungan dan bantuan bagi masyarakat.

Hingga Agustus 2026, program tersebut telah menyasar sekitar 1.560 penerima manfaat. Salah satu manfaat program tersebut terlihat dari adanya bantuan pembiayaan rujukan pasien ke RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh dengan nilai sekitar Rp1 juta.

Tarmizi menegaskan, kolaborasi antara pemerintah daerah dan perusahaan melalui program CSR harus terus diperkuat agar pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga memberikan manfaat langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Bagi Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, dukungan PT Mifa melalui CSR untuk menghidupkan kembali fasilitas Catlab bukan sekadar bantuan perusahaan, tetapi menjadi bentuk kepedulian dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Yang paling penting adalah bagaimana kehadiran perusahaan memberikan manfaat bagi masyarakat. Dan hari ini, bantuan tersebut sudah kita lihat manfaatnya secara langsung,” pungkas Tarmizi.

 

banner 728x250

Pos terkait

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *