Nagan Raya Darurat Sampah, LANA: Pemda Abai

Sudutpenanews.com | Nagan Raya – Lembaga Aspirasi Nasional Atjeh (LANA) menyoroti kondisi darurat sampah di Kabupaten Nagan Raya yang dinilai semakin tidak terkendali. Masyarakat dilaporkan sering membuang sampah ke selokan, alur air, dan tempat-tempat yang dibawa oleh air, serta membakar sampah secara mandiri.

Ketua LANA, Teuku Laksamana, menegaskan bahwa persoalan sampah di Nagan Raya sudah memasuki tahap mengkhawatirkan.

“Kondisi ini menunjukkan pemerintah daerah abai terhadap persoalan paling dasar, yaitu kebersihan lingkungan. Masyarakat terpaksa membuang sampah ke alur air karena tidak ada layanan yang menjangkau mereka secara rutin,” ujar Teuku Laksamana dalam keterangan tertulisnya, Senin (28/9/2026).

LANA mendesak Pemerintah Kabupaten Nagan Raya segera mengambil langkah konkret. Ada empat poin utama yang disampaikan LANA.

“Pertama, optimalkan mobil pengangkut sampah ke seluruh wilayah Nagan Raya. Kedua, siapkan bak penampungan sementara di titik-titik strategis. Ketiga, sediakan call center sampah yang dapat diakses masyarakat. Keempat, hidupkan kembali Bank Sampah sebagai instrumen pengelolaan di sektor hulu,” tegas Teuku Laksamana.

Menurutnya, keempat langkah itu penting agar masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan.

“Kami tidak ingin mendengar alasan keterbatasan anggaran terus dijadikan pembenaran. Ini soal kemauan politik. Jika pemerintah serius, persoalan sampah bisa ditangani secara bertahap namun pasti,” tegasnya.

LANA juga mengingatkan bahwa dampak dari pengabaian persoalan sampah tidak hanya soal estetika kota, tetapi juga kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan hidup.

“Pembuangan sampah ke alur air berpotensi menyumbat drainase dan memicu banjir, sementara pembakaran sampah menghasilkan polusi udara yang berbahaya,” ujarnya.

“Kami akan terus mengawal isu ini. Jika dalam waktu dekat tidak ada perbaikan signifikan, LANA tidak akan segan mendesak evaluasi terhadap kinerja dinas terkait,” pungkas Teuku Laksamana.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *