Sudutpenanews.com | Aceh Barat – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melaksanakan pembangunan Jembatan Simpang Peunia di Kabupaten Aceh Barat. Pembangunan tersebut merupakan bagian dari program penyelenggaraan jalan tahun anggaran 2026.
Pekerjaan pembangunan jembatan ini berada dalam kegiatan Penyelenggaraan Jalan Kabupaten/Kota dengan sub kegiatan Pembangunan Jembatan.
Pelaksanaan pekerjaan dipercayakan kepada CV. Drija Cipta dengan nilai kontrak sebesar Rp371.730.000,00. Sementara itu, pengawasan pekerjaan dilakukan oleh CV. Tripa Karya Cipta.
Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kabupaten Aceh Barat, Beni Hardi, mengatakan pembangunan Jembatan Simpang Peunia merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan konektivitas dan mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.
“Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam mendukung akses dan kelancaran transportasi di wilayah tersebut,” ujar Beni Hardi, Senin (07/9/2026).
Ia mengatakan, pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung aktivitas masyarakat serta meningkatkan akses antarwilayah di Kabupaten Aceh Barat.
Menurutnya, Dinas PUPR Aceh Barat berkomitmen untuk memastikan pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai dengan ketentuan, spesifikasi teknis, serta jadwal yang telah ditetapkan dalam kontrak.
“Kami akan terus melakukan koordinasi dan pengawasan agar pekerjaan dapat dilaksanakan dengan baik dan hasilnya dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat,” katanya.
Pekerjaan pembangunan Jembatan Simpang Peunia dilaksanakan berdasarkan Nomor Kontrak 620/142/SPK/PJ/PUPR/2025 dengan tanggal kontrak 9 Juli 2026. Pembangunan tersebut bersumber dari dana DTU Tahun Anggaran 2026.
Dengan adanya pembangunan Jembatan Simpang Peunia, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berharap infrastruktur tersebut dapat memperlancar akses masyarakat serta memberikan dampak positif terhadap aktivitas sosial dan perekonomian warga di daerah setempat.






