Destinasi Wisata Krueng Isep Yang Kini Diduga Jadi Lahan Tambang Ilegal

Sudutpenanews.com, Suka Makmue: Mengenal Krueng Isep, destinasi wisata Nasional Nagan Raya yang kini tak terurus lagi, Sungai Krueng Isep berada di jalan Meulaboh-Beutong Ateuh, Pante Ara, Kecamtan Beutong, Kabupaten Nagan Raya.

Nagan Raya sendiri merupakan Kabupaten di Provinsi Aceh dengan luas wilayah sekitar 3.362 Km2 yang dihuni oleh sekitar 147.037 jiwa. Ibu kotanya Suka Makmue. Daerah ini berbatasan dengan Kabupaten Aceh Barat, yang dulunya sempat menjadi bagian dari Bumi Teuku Umar itu.

Perbukitan dan dataran yang subur menjadi ciri khas Nagan Raya. Karena itu, daerah beribukota Suka Makmue ini memiliki destinasi wisata alam yang mempesona, salah satunya Sungai Krueng Isep.

Gemericik air yang jernih dan barisan batu besar yang tersebar rapi secara alami, memanjakan mata pengunjung yang melancong ke tempat ini dulunya.

Selain menikmati panorama yang adem dan keasrian alam yang menyehatkan, wisatawan juga bisa mandi di Sungai Krueng Isep, Namun beribu sayang Lawutnya hari kini wisata tersebut sudah kurang di kunjungi lantaran disekitar nya sudah dirusak oleh penambang emas ilegal yang tidak bertanggung jawab.

Dulunya, pengunjung juga dapat memancing bareng teman maupun sembari liburan bersama keluarga. Untuk atraksi mancing ini, wisatawan hanya perlu mencari aliran yang tenang sehingga ikan yang berenang akan mudah terkena kail pancing, sekarang bisa dilihat sendiri wisata tersebut sudah tidak terurus lagi bagaikan tempat tak bertuan.

Dimana Dinas terkait saat ini belum adanya upaya untuk membenah terkait tempat wisata krung isep yang kini mulai berkurang pengunjung.

Nah, dulunya air sangat jernih dan pengunjung pun menikmati dengan gembira sehingga tidak bisanya berkunjung di hari libur, Namun sekarang nasip berkata lain.

Dulunya, Meski debit airnya sedikit namun ikan yang ada di sungai ini cukup banyak. Kini Mungkin sebab adanya tambang emas ilegal yang beroperasi oleh orang tidak bertanggung jawab sehingga ikan di sini terganggu.

Para pengunjung yang kini ingin menikmati alam tersebut di hari libur, apapun aktivitas yang dilakukan di objek wisata ini, wisatawan diharapkan tetap berhati-hati dan mematuhi aturan-aturan yang diberlakukan pengelola wisata.

Sempat di jadikan prioritas wisata alam dan juga punya potensi pariwisata dari sektor kuliner, religi dan budaya.

Dengan sejumlah potensi tersebut, Pante Ara menyimpan potensi besar untuk jadi Desa Wisata, mengikuti program pengembangan pariwisata nasional. Alangkah terkejutnya kini berubah 90 persen dari dulunya.

Terkait potensi ini, pengunjung Pariwisata mengajak semua pihak untuk lebih memperhatikan isu-isu keberlanjutan destinasi wisata khususnya lingkungan dalam konsep investasi hijau.

Padahal jika dilihat Krueng Isep yang didominasi nuansa alam tentu akan mendukung harapan Menparekraf tersebut. Bahkan, melalui alam itu dapat berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat, sekaligus menambahkan PAD Nagan Raya.

Kini kalau dilihat sekilas Sungai Krueng Isep di Kabupaten Nagan Raya sudah kurang di kunjungi bahkan kondisi tempat wisata pun bagaikan tidak bertuan.

Foto Pengamanan satu Alat Berat dan Limaa tersangka yang diduga pelaku penambangan ilegal pada Selasa (07/01/2025).

Pada Rabu 17 April 2024 kemarin, Personel Polres Nagan Raya, Provinsi Aceh sempat melaksanakan patroli gabungan dalam rangka penertiban dan penegakan hukum terhadap aktivitas penambangan emas tanpa izin atau ilegal, Patroli melibatkan personel Denpom IM/2 dan Satpol PP Nagan Raya itu di lokasi Pante Ara kecamatan Beutong.

Patroli tersebut di lakukan Semua gampong yang masuk dalam Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya. Yang di pimpin langsung Oleh Kapolres Nagan Raya AKBP Rudi Saeful Hadi serta Kasat Reskrim Iptu Vitra Ramadani pada kala itu.

Dalam patroli tersebut seperti yang diketahui ditemukan alat penyaringan emas atau dikenal dengan asbuk yang tidak ada pemiliknya, serta langsung dilakukan pemasangan garis polisi (police line).

Selanjutnya Kapolres Nagan Raya AKBP Rudi Saeful Hadi, S.I.K melalui Kasat Reskrim Iptu Vitra Ramadani, S.H.,M.Si mengatakan Lima penambang emas ilegal juga turut diamankan oleh personel gabungan di kawasan Gampong Blang Mesjid & Blang Neuang Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya.

Foto Pengamanan satu Unit Alat Berat Di Kabupaten Nagan Raya Pada Rabu, (17/01 2024)

Selain itu pada Selasa (07/01/2025) Yang Lalu Petuagas mengamankan Lima orang yang diduga sebagai pelaku penambang ilegal tersebut diantaranya AI (44) pengawas lokasi, RT (23) operator, TI (40) operator, AD (38) pekerja asbuk, dan MA (31) pekerja asbuk.

Sementara itu, Polisi juga turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa 1 unit exvator beko, emas pasir 14 gram, 1 buah buku catatan, 2 lembar ambal penyaring emas, 2 buah indang dan 1 buah timbangan emas.

“Sejumlah barang bukti bersama terduga pelaku saat ini sudah diamankan di Mapolres setempat guna dilakukan pemerikaaan lebih lanjut,” Pungkas Iptu Vitra.

Namun sampai saat ini terkait tempat wisata krung isep tersebut belum ada perbaikan seperti dasar lagi usai diduga dirusak oleh penambang emas ilegal di kabupaten Nagan Raya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *