HMI Apresiasi Perayaan HUT Aceh Barat Daya ke-24, Hingga Raih Dua Rekor MURI 

Sudutpenanews.com | Aceh Barat Daya : Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Blangpidie menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Hari Ulang Tahun ke-24 Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) yang berlangsung meriah serta melibatkan partisipasi luas masyarakat, pada Kamis (30/04/2026)

Perayaan tahun ini mencatat capaian yang membanggakan melalui kegiatan Meuseuraya Toet Leumang yang berhasil meraih dua penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Dalam kegiatan tersebut, tercatat sebanyak 15.178 batang leumang dan sekitar 27.000 tape disajikan secara serentak, sehingga menjadi sajian leumang dan tape terbanyak.

Bacaan Lainnya

Formatur Terpilih HMI Cabang Blangpidie, Rahmat Maulana, menilai pencapaian ini sebagai wujud kekuatan masyarakat Aceh Barat Daya dalam menjaga budaya sekaligus menggerakkan potensi ekonomi lokal.

“Ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga merupakan bentuk identitas dan kekuatan masyarakat Abdya. Rekor ini menunjukkan bahwa budaya lokal dapat menjadi kekuatan besar jika dikelola secara bersama,” ujar Rahmat Maulana.

HMI Cabang Blangpidie menilai kegiatan tersebut tidak hanya memiliki nilai simbolik, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pergerakan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang terlibat dalam produksi dan distribusi kuliner khas daerah.

HMI Cabang Blangpidie juga mendorong agar momentum ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, tetapi dapat menjadi pijakan untuk memperkuat ekonomi berbasis budaya secara berkelanjutan.

“Ke depan, semangat ini perlu dijaga dan ditindaklanjuti dalam bentuk program yang konkret agar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Abdya,” tambahnya lagi.

Sebagai organisasi kader, HMI Cabang Blangpidie menyatakan komitmennya untuk terus mendukung dan mengawal pembangunan daerah yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Momentum HUT Aceh Barat Daya ke-24 menjadi bukti bahwa kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dapat menghasilkan capaian yang positif. HMI berharap hal ini menjadi langkah awal menuju Aceh Barat Daya yang lebih maju dan mandiri.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *