Sudutpenanews.com | Aceh Barat – Sebanyak 1.037 warga di Kecamatan Meureubo telah mendapatkan layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis untuk tahap pertama, melalui program Klinik Kesehatan Keliling (Klikesling) PT Mifa Bersaudara. Program tersebut menghadirkan layanan kesehatan lebih dekat ke masyarakat dengan menjangkau sejumlah gampong dan dayah di sekitar wilayah operasional.
Layanan Klikesling Mifa menjangkau berbagai kelompok masyarakat, mulai dari anak-anak, orang dewasa, ibu hamil, lanjut usia hingga santri dayah. Selain mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan, masyarakat juga memperoleh edukasi kesehatan sebagai upaya mendorong kebiasaan pola hidup sehat dan menjaga kesehatan serta melakukan pemeriksaan sejak dini.
Program tersebut telah dilaksanakan di sejumlah gampong dan dayah di Kecamatan Meureubo, meliputi Peunaga Cut Ujong, Pucok Reudeup, Reudeup, Sumber Batu, Buloh, Bukit Jaya, Paya Baro, Dayah Zudi, Dayah Darul Aitami, dan Dayah Serambi Aceh.
Dalam pelaksanaannya, Klikesling Mifa menghadirkan dokter dan perawat untuk memberikan layanan pemeriksaan dan pengobatan kepada masyarakat. Layanan yang diberikan antara lain pemeriksaan tekanan darah, kolesterol dan hemoglobin, serta penanganan berbagai keluhan kesehatan seperti luka, anemia, demam, alergi, dermatitis, dan keluhan kesehatan lainnya.
Klikesling Mifa juga menghadirkan tenaga penyuluh kesehatan dari Universitas Teuku Umar. Kehadiran tenaga penyuluh melengkapi layanan pemeriksaan dan pengobatan dengan memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala Dusun Gampong Buloh, Abdurrahman, mengapresiasi kehadiran Klikesling Mifa yang dinilai memudahkan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan tanpa harus menempuh jarak yang jauh.
“Warga berobat jadi mudah karena tinggal datang ke lokasi Balai Desa, tidak jauh dari rumah,” ungkap Abdurrahman di Aceh Barat, Senin (31/8/2026).
Manfaat serupa dirasakan di lingkungan dayah. Pimpinan Dayah Darul Aitami, Tgk Abdullah, mengatakan layanan kesehatan yang hadir langsung ke dayah membantu para santri menjaga kondisi kesehatan sehingga dapat menjalani aktivitas belajar dengan lebih baik.
“Kesehatan sangat penting bagi santri. Dengan tubuh yang sehat, mereka dapat lebih optimal dalam menuntut ilmu,” ujarnya.






