Sudutpenanews.com | Aceh Barat – Tim Wildlife Response Unit (WRU) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat melakukan penanganan interaksi gajah liar di kawasan permukiman warga Trans Lango, Gampong Lango, Kecamatan Pante Ceureumen.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah mitigasi guna mencegah konflik antara manusia dan satwa liar, menyusul laporan masyarakat terkait aktivitas gajah yang kerap memasuki area permukiman dan perkebunan warga.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Aceh Barat, T Ronal Nehdiansyah, mengatakan bahwa penghalauan dilakukan oleh tiga personel WRU pada Kamis malam (25/3), dengan didampingi tiga warga setempat.
“Tim WRU melaksanakan penghalauan menggunakan mercon di beberapa titik yang sering dilintasi gajah liar. Titik pertama berada di simpang tiga perumahan Trans Lango, kemudian dilanjutkan ke titik kedua di sekitar area SD Trans Lango,” ujar Ronal dalam keterangan resminya, Jum’at (27/3/2026).
Menurutnya, berdasarkan informasi warga, keberadaan gajah liar mulai sering terdeteksi di kawasan tersebut dalam beberapa waktu terakhir.
Selain penghalauan pada malam hari, tim juga melanjutkan kegiatan dengan penyisiran pada Jumat pagi (26/3) untuk menelusuri jejak dan memastikan keberadaan gajah di sekitar lokasi.
“Dari hasil pemantauan, tim menemukan sejumlah jejak gajah serta puluhan tanaman sawit milik warga yang telah dirusak atau ditumbangkan,” jelasnya.
Ia menambahkan, keterlibatan warga dalam memberikan informasi sangat membantu tim dalam melacak pergerakan gajah liar di kawasan tersebut.
Saat ini, BPBD Aceh Barat terus melakukan pemantauan intensif serta berkoordinasi dengan masyarakat guna mengantisipasi potensi gangguan lanjutan.
BPBD juga mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan kepada petugas jika menemukan tanda-tanda keberadaan gajah liar di sekitar permukiman.
“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas. Kami harap warga tidak melakukan tindakan yang dapat memicu agresivitas satwa dan segera berkoordinasi dengan petugas,” tutup Ronal.







