Sudutpenanews.com | Nagan Raya – Kepolisian Resor (Polres) Nagan Raya tengah melakukan penyelidikan terkait penemuan sesosok mayat laki-laki di areal jalan perkebunan kelapa sawit milik masyarakat di Desa Alue Bata, Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, Senin (30/3/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.
Korban diketahui berinisial T.P. (25), seorang petani yang berdomisili di Desa Babah Dua, Kecamatan Tadu Raya. Penemuan tersebut pertama kali dilaporkan oleh T. Romi (50), warga setempat yang berprofesi sebagai wiraswasta.
Berdasarkan keterangan saksi Mustasil (18), saat itu dirinya hendak memanen buah kelapa sawit di lokasi kejadian. Namun, ia melihat seorang laki-laki terbaring di badan jalan perkebunan dalam kondisi tidak bergerak.
Menyadari hal tersebut, saksi segera kembali ke desa dan memberitahukan kepada keuchik setempat. Selanjutnya, keuchik bersama sejumlah warga mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi korban. Setelah dipastikan korban telah meninggal dunia, pihak desa langsung menghubungi Polsek Tadu Raya.
Personel kepolisian yang tiba di lokasi langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan Tim Identifikasi Polres Nagan Raya. Sekitar pukul 12.45 WIB, tim tiba di lokasi dan langsung melakukan olah TKP.
Sekitar pukul 15.00 WIB, jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Sultan Iskandar Muda untuk dilakukan visum et repertum guna mengetahui penyebab pasti kematian.
Kapolres Nagan Raya melalui Kasat Reskrim, AKP Muhammad Rizal, menyampaikan bahwa pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh terkait peristiwa tersebut.
“Benar, telah ditemukan seorang laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di wilayah Kecamatan Tadu Raya. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan, mengumpulkan keterangan saksi-saksi, serta menunggu hasil visum untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban,” ujarnya dalam keterangan pers yang diterima media, Senin (30/3/2026).
Ia menambahkan, polisi juga telah melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah informasi awal guna mengungkap peristiwa tersebut.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi terkait kejadian tersebut serta menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada aparat penegak hukum.
Hingga saat ini, penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap penyebab kematian korban.






