Butuh 2 Miliar Cegah Konflik Gajah dan Manusia Di Aceh Barat

Sudutpenanews.com, Aceh Barat : Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat, Provinsi Aceh, menyebutkan butuh anggaran sebesar Rp 2 Miliar untuk mencegah konflik gajah dan manusia di Kabupaten setempat.

Hal itu disampaikan Fajar Ziyadi Ketika berbincangan dengan awak media, sebut dirinya anggaran sebesar Rp 2 Miliar untuk nantinya akan diperuntukan untuk pembangunan kawat kejut sepanjangan 20 Kilometer lagi untuk mencegah konflik gajah dan manusia terus terjadi di Aceh Barat.

“iya BKSDA Aceh sudah memiliki peta yang nantinya akan dipasang kawat kejut guna mencegah konflik gajah dan manusia, dimana kawat kejut itu sepanjang 1 kilometer dibutuhkan anggaran Rp 100 Jt, sedangkan kebutuhan keseluruhannya untuk 20 Kilometer mencapai Rp 2 Miliar.”Sebut Fajar Ziyadi politis muda dari Partai Golkar itu.

Kata Fajar, perlu adanya pemasangan kawat kejut di daerah yg dideteksi pergerakan gajah agar tidak masuk ke kawasan masyarakat.

“Pemasangan ini membutuhkan dana kurang lebih 100 juta/ km. Kawat kejut ini sudah terpasang di Aceh Barat sekitar 3 km tepatnya di daerah Alue Kuyun.”imbuh Fajar.

Ungkap Fajar, dirinya akan mengawal bagaimana agar konflik gajah dan manusia ini tidak terus terjadi, ia juga akan memanggil stakeholder terkait guna membahas terkait persoalan ini kedepan.

“ini adalah tugas kita bersama, makanya butuh semua peran dari stakeholder terkait untuk mengatasi persoalan ini terus terjadi, kasian warga kita di Aceh Barat terus dibayangi oleh konflik ini terus”Ungkapnya.

Fajar meminta agar Pemerintah setempat untuk mendorong pihak perusahaan agar bisa membantu untuk memasang kawat kejut guna mencegah terjadinya konflik antara gajah dan manusia di Kabupaten setempat.

“karena ini menjadi tanggung jawab bersama agar gajah tidak terganggu dan melintasi daerahnya sendiri.”Demikian Fajar Ziyadi.

banner 728x250

Pos terkait

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *