Sudutpenanews.com | Aceh Barat : Bupati Aceh Barat, Tarmizi, menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja Wali Nanggroe ke Aceh Barat yang dinilai sebagai bentuk perhatian serius terhadap pembangunan kawasan Barat Selatan Aceh.
Menurut Tarmizi, kehadiran Wali Nanggroe tidak hanya untuk meninjau pembangunan rumah sakit regional, tetapi juga membahas berbagai upaya peningkatan ekonomi masyarakat, pengembangan UMKM, hingga penataan kota.
“Kita mengucapkan terima kasih kepada Wali yang telah melakukan kunjungan kerja ke Aceh Barat. Ini sebagai bentuk perhatian serius Wali untuk masyarakat di daerah kami,” kata Tarmizi kepada awak media, Minggu (17/5/2026).
Ia menjelaskan, dalam kunjungan tersebut, Wali Nanggroe juga menyampaikan komitmennya untuk membantu memperjuangkan tambahan anggaran pembangunan rumah sakit regional melalui APBN dengan mengajak Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menghadap Presiden RI.
Selain itu, Pemerintah Aceh Barat juga terus mendorong dukungan anggaran melalui APBA. Saat ini, pembahasan terkait alokasi dana disebut sedang dilakukan secara serius di tingkat Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA).
“Tahun ini kita berharap ada alokasi minimal Rp50 miliar, jangan sampai kosong,” ujarnya.
Tarmizi menambahkan, pada tahun mendatang pihaknya juga berharap adanya skema multiyears apabila dana otonomi khusus kembali tersedia. Pemerintah Aceh Barat menargetkan anggaran multiyears minimal Rp150 miliar agar pembangunan rumah sakit regional dapat rampung dan diresmikan pada awal 2028.
Terkait kebutuhan anggaran, Tarmizi menyebutkan pembangunan rumah sakit tersebut masih membutuhkan sekitar Rp200 miliar lagi untuk menyelesaikan fasilitas utama seperti Unit Gawat Darurat (UGD), rawat inap, dan poli pelayanan.
“Kalau Rp200 miliar lagi sudah bisa UGD, rawat inap, kemudian poli semuanya sudah bisa. Dan itu sangat membantu masyarakat tiga kabupaten,” pungkasnya.






