Sudutpenanews.com | Aceh Barat – Dosen Program Studi Ilmu Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Kolaboratif bertajuk “Pemberdayaan UMKM Olahan Kelautan melalui Penguatan Branding dan Perlindungan Hukum Merek Berbasis Kekayaan Intelektual”. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh Barat, Meulaboh, Selasa (1/9/2026).
Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara Program Studi Ilmu Hukum Universitas Teuku Umar, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Aceh Barat, serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Aceh Barat dalam mendukung peningkatan kapasitas dan daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya melalui penguatan identitas produk dan perlindungan hukum atas merek.
Sebanyak 20 pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha khususnya Olahan Kelautan di Aceh Barat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Para peserta memperoleh pemahaman dan pendampingan mengenai strategi membangun branding produk serta pentingnya perlindungan hukum merek sebagai bagian dari kekayaan intelektual.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Aceh Barat, Dede Arisman, S.T. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan berbagai pemangku kepentingan dalam meningkatkan kapasitas serta daya saing UMKM.
“Legalitas yang terjamin akan membuat UMKM lebih percaya diri sekaligus mendorong mereka untuk berkembang dan menembus pasar nasional hingga internasional,” ujarnya.
Menurutnya, penguatan UMKM tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kualitas produk dan pemasaran, tetapi juga membutuhkan kepastian dan perlindungan hukum. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi menjadi salah satu langkah strategis dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada pelaku usaha.
Rangkaian kegiatan dimulai pada pukul 08.30 WIB dengan registrasi peserta. Acara dilanjutkan dengan pembukaan oleh pembawa acara, Murlida, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne Aceh, serta sambutan sekaligus pembukaan kegiatan oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Aceh Barat.
Kegiatan ini disi oleh narasumber Direktur Keumamah Cut Kak, Irfadiarni Falka, dengan tajuk “Strategi Branding untuk Meningkatkan Nilai dan Daya Saing Produk UMKM.
Dalam pemaparannya, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya membangun identitas dan karakter produk sebagai bagian dari strategi pengembangan usaha. Branding yang kuat tidak hanya berfungsi untuk membedakan suatu produk dengan produk lainnya, tetapi juga berperan dalam membangun kepercayaan dan meningkatkan daya tarik produk di mata konsumen.(RIL).






