Sudutpenanews.com | Aceh Barat — Kementerian Pekerjaan Umum resmi membuka tender pembangunan pengendalian banjir Sungai dan Muara Krueng Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, dengan nilai pagu mencapai Rp234,98 miliar.
dikutip dari laman LPSE Kementerian PU, Minggu (23/8/2026), paket pekerjaan tersebut tercatat dengan kode tender 10163337000 dan kode Rencana Umum Pengadaan (RUP) 67675786. Pengadaan dilaksanakan oleh SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air Sumatera I Provinsi Aceh, Kementerian Pekerjaan Umum.
Berdasarkan data pengadaan, paket tersebut dibuat pada 19 Agustus 2026 dan saat ini memasuki tahap pengumuman pascakualifikasi.
Tender menggunakan metode pascakualifikasi satu file dengan sistem harga terendah sistem gugur. Proyek ini menggunakan jenis kontrak harga satuan dan bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2025.
Nilai pagu paket tercatat sebesar Rp234.989.513.000, sedangkan nilai HPS ditetapkan pada angka yang sama.
Dalam proses tender tersebut, tercatat sebanyak 23 peserta yang mengikuti paket pekerjaan. Para peserta diwajibkan memenuhi sejumlah persyaratan administrasi dan teknis, termasuk legalitas usaha, status pajak yang valid, pengalaman pekerjaan konstruksi serta kemampuan dasar sesuai ketentuan pengadaan.
Untuk peserta dengan kualifikasi usaha menengah atau besar, persyaratan juga mencakup Kemampuan Dasar (KD) dengan nilai tiga kali pengalaman tertinggi dalam 15 tahun terakhir serta memperhitungkan Sisa Kemampuan Paket (SKP).
Paket pekerjaan ini ditujukan untuk pembangunan pengendalian banjir Sungai dan Muara Krueng Meureubo di Kabupaten Aceh Barat. Proyek tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat infrastruktur pengendalian sungai dan mengurangi risiko banjir di kawasan sekitar aliran Krueng Meureubo.
Dengan nilai anggaran hampir seperempat triliun rupiah dan diikuti 23 peserta, proses tender proyek tersebut kini menjadi perhatian publik. Tahapan selanjutnya akan menentukan peserta yang memenuhi seluruh persyaratan dan ditetapkan sebagai pelaksana pekerjaan sesuai ketentuan yang berlaku.
Proses tender diharapkan berlangsung transparan, kompetitif dan sesuai aturan, sehingga anggaran negara yang dialokasikan untuk pembangunan pengendalian banjir Krueng Meureubo dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Aceh Barat.









