Sudutpenanews.com | Aceh Barat : Turnamen Mini Soccer Piala Danrem 012/Teuku Umar yang mempertemukan 57 tim di Aceh Barat mendapat apresiasi dari kalangan tokoh muda daerah. Selain menjadi ajang olahraga dan perebutan gelar juara, turnamen tersebut dinilai mampu menjadi ruang silaturahmi yang mempertemukan masyarakat dari berbagai wilayah di sepanjang pantai Barat Selatan Aceh.
Tokoh muda Aceh Barat, Zulkifli Andi Govi, yang akrab disapa Dekjol, menyebut pelaksanaan Turnamen Mini Soccer Piala Danrem 012/Teuku Umar sebagai kegiatan yang luar biasa karena memiliki nilai lebih dari sekadar kompetisi olahraga.
“Luar biasa. Piala Pak Danrem ini bukan hanya soal pertandingan, tetapi mampu mempertemukan kita untuk bersilaturahmi sepantai Barat Selatan,” ujar Dekjol kepada media, Minggu (9/8/2026).
Menurut Dekjol, kehadiran puluhan tim dari berbagai daerah menjadi kesempatan penting untuk mempererat hubungan antarpemuda dan masyarakat. Lapangan olahraga, kata dia, dapat menjadi ruang yang efektif untuk membangun persaudaraan tanpa melihat perbedaan latar belakang maupun daerah.
Ia menilai semangat kebersamaan yang terbangun melalui turnamen tersebut sangat relevan dengan momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Olahraga menyatukan kita. Di lapangan kita boleh bersaing untuk menjadi yang terbaik, tetapi di luar lapangan kita tetap saudara. Inilah nilai yang sangat penting dari kegiatan seperti Piala Danrem ini,” katanya.
Dekjol juga mengapresiasi jajaran Korem 012/Teuku Umar yang telah menggagas kegiatan olahraga sekaligus silaturahmi tersebut. Menurutnya, keterlibatan jajaran TNI, pemerintah daerah, Forkopimda dan masyarakat menunjukkan adanya semangat bersama dalam membangun daerah melalui kegiatan positif.
Ia berharap Turnamen Mini Soccer Piala Danrem 012/Teuku Umar dapat menjadi agenda yang terus dilaksanakan dan dikembangkan pada masa mendatang.
“Harapan kita kegiatan seperti ini jangan berhenti sampai di sini. Kalau bisa terus berlanjut, karena dampaknya sangat positif. Kita bisa berolahraga, bertemu teman-teman dari daerah lain, membangun komunikasi dan memperkuat silaturahmi sepantai Barat Selatan,” ungkapnya.
Lebih jauh, Dekjol menilai momentum tersebut juga dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan energi dan kreativitas melalui kegiatan yang sehat dan produktif.
Dengan semangat kompetisi yang sehat, sportivitas dan persaudaraan, ia berharap Turnamen Piala Danrem mampu meninggalkan kesan positif bagi seluruh peserta maupun masyarakat yang menyaksikan.
“Yang kita cari bukan hanya siapa yang mengangkat piala, tetapi bagaimana piala ini bisa mempertemukan kita semua. Dari olahraga lahir persahabatan, dari persahabatan lahir kebersamaan,” pungkas Dekjol.






