Sudutpenanews.com | Aceh Barat : Perjalanan menuju makam Pocut Baren di Gampong Tungkop, Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat, memakan waktu sekitar dua jam dari Kota Meulaboh. Jalur menuju lokasi melewati perbukitan yang berkelok-kelok.
Di sana, Jumat, 7 Agustus 2026, PT Mifa Bersaudara dan PT Bara Energi Lestari (BEL) menggelar Aksi Bakti Sosial “Merawat Jejak Perjuangan” dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya merawat jejak perjuangan Pocut Baren, pahlawan perempuan asal Aceh yang dikenal gigih melawan Belanda. Ia lahir di Aceh Barat pada tahun 1880.
Aksi bakti sosial berupa pembersihan kompleks makam, pengecatan, dan tabur bunga. Kegiatan ini turut melibatkan Resimen Mahasiswa (Menwa) Universitas Teuku Umar serta mitra kerja perusahaan, yakni PT AMM, PT CK, PT JPC, PT TBU, dan PT TBN.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Sungai Mas, perangkat desa, TNI/Polri, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.
Camat Sungai Mas, Zulkifli SAg, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan.
“Kami dari pihak kecamatan sangat berterima kasih,” terangnya.
Ia mengatakan Aceh memiliki sejumlah pahlawan perempuan yang memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan, di antaranya Pocut Baren, Cut Meutia, dan Cut Nyak Dhien. Semangat perjuangan para tokoh tersebut dinilai penting untuk terus dikenang dan diperkenalkan kepada generasi penerus.
Sementara itu, Kepala Teknik Tambang PT BEL, Rahmad Zahri, dalam sambutannya menyampaikan keberanian, keteguhan, dan semangat pengabdian Pocut Baren merupakan nilai yang patut diteladani dan diperkenalkan kepada generasi muda.
“Menjaga dan merawat jejak perjuangan pahlawan adalah salah satu cara kita mengisi kemerdekaan dengan rasa hormat, kepedulian, dan tanggung jawab,” terangnya.






