Panglima Laot Aceh Jaya Apresiasi Program Pembagian Ikan untuk Ibu Hamil dan Balita oleh Anggota DPRA Hendri Muliana

Sudutpenanews.com | Aceh Jaya – Panglima Laot Aceh Jaya, Jafaruddin, menyampaikan apresiasi kepada Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Hendri Muliana, atas kepeduliannya terhadap peningkatan gizi masyarakat melalui program pembagian ikan kepada ibu hamil dan balita di Kabupaten Aceh Jaya.

Menurut Jafaruddin, program tersebut merupakan langkah konkret yang sejalan dengan upaya pemerintah dalam mempercepat penurunan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui pemenuhan gizi yang baik.

Ia mengatakan, ikan merupakan salah satu sumber protein hewani yang memiliki kandungan gizi tinggi, seperti asam lemak omega-3, vitamin, serta berbagai mineral penting yang sangat dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak sejak dalam kandungan hingga usia balita. Karena itu, ia menilai program pembagian ikan sangat tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Kami mengapresiasi inisiatif Bapak H. Hendri Muliana yang telah menghadirkan program pembagian ikan kepada ibu hamil dan balita. Ini merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap kesehatan masyarakat sekaligus menjadi upaya mendorong peningkatan konsumsi ikan di tengah masyarakat,” kata Jafaruddin, Rabu (1/7/2026).

Selain memberikan manfaat bagi penerima, lanjutnya, program tersebut juga memiliki dampak positif terhadap sektor perikanan. Meningkatnya konsumsi ikan di masyarakat akan turut membuka peluang yang lebih baik bagi nelayan dalam memasarkan hasil tangkapannya, sehingga roda perekonomian masyarakat pesisir juga ikut bergerak.

Sebagai lembaga adat yang memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian sumber daya kelautan dan kesejahteraan nelayan, Panglima Laot Aceh Jaya menyambut baik berbagai program yang mampu menghubungkan kepentingan masyarakat dengan keberlangsungan sektor perikanan.

Jafaruddin berharap kegiatan sosial seperti ini tidak hanya dilaksanakan sekali, tetapi dapat menjadi program berkelanjutan yang melibatkan berbagai pihak, baik pemerintah, legislatif, maupun stakeholder lainnya. Menurutnya, kolaborasi tersebut sangat penting untuk membangun generasi yang sehat, cerdas, dan bebas dari stunting.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan dapat menjadi inspirasi bagi pihak-pihak lainnya untuk ikut peduli terhadap pemenuhan gizi masyarakat. Semakin tinggi kesadaran masyarakat mengonsumsi ikan, maka semakin besar pula manfaat yang dirasakan, baik bagi kesehatan keluarga maupun bagi kesejahteraan para nelayan,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *