Bupati Tarmizi : Gampong Kuta Padang Diproyeksikan Jadi Ikon Desa Wisata Aceh Barat

Sudutpenanews.com  | Meulaboh – Bupati Aceh Barat, Tarmizi, mengajak seluruh pemerintah desa di wilayahnya untuk fokus menciptakan sumber Pendapatan Asli Desa (PAD) serta mengembangkan potensi wisata sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

Hal itu disampaikan Tarmizi saat menghadiri kegiatan gotong royong bersama masyarakat di Desa Kuta Padang. Menurutnya, kegiatan gotong royong yang kembali digalakkan setiap Jumat tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memperkuat kolaborasi antarlembaga dan mendukung pembangunan desa.

“Kita kembali menghidupkan semangat gotong royong di desa-desa. Tujuannya untuk mendukung pembangunan dan memperkuat kebersamaan masyarakat. Hari ini kita mulai berkolaborasi dengan berbagai pihak sehingga seluruh aparatur dapat ikut terlibat,” kata Tarmizi.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat juga telah mengeluarkan surat edaran agar aparatur sipil negara memanfaatkan kebijakan bekerja dari rumah (work from home) dengan mengikuti kegiatan gotong royong dan bersepeda setiap Jumat.

Selain itu, Tarmizi menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjadikan Aceh Barat sebagai salah satu tujuan wisata unggulan. Menurutnya, pengembangan destinasi wisata harus dimulai dari desa dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki masing-masing wilayah.

“Kita ingin Aceh Barat fokus pada pengembangan destinasi wisata. Tahun ini kita mulai dengan wisata kuliner, kemudian kita akan mencari dan mengembangkan potensi wisata lainnya,” ujarnya.

Ia meminta pemerintah desa melalui Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) untuk berinovasi menjadikan desanya sebagai desa wisata. Salah satu desa yang dinilai memiliki kesiapan adalah Desa Kota Padang.

“Salah satunya Kuta Padang yang sudah mulai siap. Tinggal bagaimana nanti kita dukung melalui pemerintah daerah. Apakah dikembangkan menjadi agrowisata atau bentuk wisata lainnya, ini yang perlu segera dibahas,” katanya.

Menurut Tarmizi, dukungan pemerintah daerah akan difokuskan pada penyediaan fasilitas penunjang agar desa wisata mampu menarik kunjungan wisatawan dari berbagai daerah.

“Harapannya, setiap tamu dari luar daerah yang datang ke Aceh Barat dapat kita ajak berkunjung ke sini. Dengan demikian, Kota Padang bisa menjadi ikon wisata yang menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai kawasan tersebut memiliki potensi yang lengkap untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata karena didukung oleh suasana pedesaan yang asri, area persawahan, hingga aktivitas rekreasi yang dapat dinikmati pengunjung.

Di akhir keterangannya, Tarmizi berpesan kepada seluruh desa di Aceh Barat agar memiliki fokus yang jelas dalam membangun wilayah masing-masing.

“Kita minta semua desa fokus menciptakan sumber PAD. Karena itulah arahan pemerintah saat ini. Yang pertama, menciptakan sumber PAD. Yang kedua, masyarakatnya harus bersatu dan kompak. Yang ketiga, daerahnya harus bersih. Ini yang paling penting,” tegasnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *