Sudutpenanews.com, Aceh Barat : Sangat memilukan, satu unit rumah milik M. Yusuf (50) warga Dusun Masjid Gampong Lawet Kecamatan Pante Ceureumen, nyaris jatuh ke sungai akibat ganasnya abrasi. Kejadian memilukan itu telah terjadi sejak 2024 silam.
Sempat mencoba mencari bantuan guna memberikan perhatian kepada warganya melalui proposal yang diajukan ke dinas terkait, Geuchik Gampong Lawet Armia mengungkapkan hingga saat ini terkesan seperti di abaikan.
kondisi memilukan ini sudah terjadi sejak lama sebut armi,rumah tersebut terletak di tepi sungai dan telah mengalami kerusakan parah akibat abrasi. Dinding rumah tersebut nyaris retak dan nyaris jatuh ke sungai yang hanya tinggal beberapa centimeter saja dengan aliran sungai di wilayah itu.
“kita sempat ajukan proposal untuk rumah M. Yusuf ke dinas PUPR, tapi terkesan seperti diabaikan, hingga saat ini belum ada respon apapun,”ujar Armia, Sabtu (15/3/2025).
Armia juga menuturkan, kondisi yang terjadi saat ini sebenarnya sudah berlangsung lama. Upaya penanganan darurat juga sudah beberapa kali dilakukan pihak desa, namun itu tidak bertahan lama, dikarenakan material yang digunakan seadanya.
“Di samping itu dana nya juga tidak memadai. Namun upaya itu tetap kami lakukan,” katanya.
Bahkan sekarang ini, pemilik rumah terus melakukan upaya penanganan darurat secara mandiri,namun itu tidak bertahan lama, beber Armia.
Untuk itu, Armia berharap kepada pemerintah Aceh Barat melalui dinas PUPR agar segera melakukan penanganan.
“Sebab kondisi salah satu rumah warga yang persis berada di bantaran sungai tersebut sudah sangat mengkhawatirkan.”jelas Armia.
Sementara itu, Ketika di Konfirmasi ke Kadis PUPR Dr. Kurdi, hingga berita ini diturunkan belum memberikan tanggapan terkait persoalan tersebut.







