PT Mifa Bersaudara Mulai Program Restorasi Krueng Tujoh, 1.000 Ekor Lele Limbek Dilepaskan

“Melalui Program Restorasi Krueng Tujoh, kami berharap upaya konservasi keanekaragaman hayati, perlindungan kawasan hulu, dan rehabilitasi mangrove dapat memberikan kontribusi nyata bagi keberlanjutan ekosistem sungai. Ini juga menjadi wujud kolaborasi perusahaan bersama masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ungkap Group Head CEC PT Mifa Bersaudara, Tengku Kaddhafi.

Sudutpenanews.com | Aceh Barat – PT Mifa Bersaudara memulai Program Restorasi Krueng Tujoh dengan melepaskan 1.000 ekor Lele Limbek Sungai (Clarias leiacanthus) untuk tahap pertama, Sabtu (31/10/2026). Kegiatan yang bekerja sama dengan Kelompok Tani Meulaboh Aquafarm Feed ini menjadi langkah awal dalam mendukung pemulihan populasi ikan lokal dan menjaga keseimbangan ekosistem sungai.

Program ini juga merupakan bagian dari tindak lanjut hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRK Aceh Barat terkait upaya restocking lele gampong, yang kemudian dikembangkan melalui pendekatan konservasi dan pemulihan ekosistem perairan Krueng Tujoh.

Teuku Saiful Ambia, pengurus Kelompok Tani Meulaboh Aquafarm Feed, menyampaikan bahwa program konservasi ini tidak hanya bertujuan menambah populasi ikan di sungai, tetapi juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan lokal.

“Pelepasan 1.000 ekor ikan pada tahap pertama ini merupakan bagian dari target konservasi sebanyak 2.500 ekor yang akan dilaksanakan secara bertahap. Kami berharap masyarakat turut berperan bersama dalam menjaga habitat dan memanfaatkan sumber daya ikan secara bertanggung jawab,” ujarnya.

Selain konservasi Lele Limbek, Program Restorasi Krueng Tujoh PT Mifa Bersaudara juga mencakup sejumlah agenda lingkungan lainnya menjelang akhir tahun 2026, di antaranya pembersihan Krueng Buloh sepanjang 3,8 kilometer yang merupakan salah satu kawasan hulu Krueng Tujoh, serta rehabilitasi 1.000 batang mangrove di sepanjang koridor DAS Krueng Tujoh.

Group Head CEC PT Mifa Bersaudara, Tengku Kaddhafi, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pemulihan ekosistem secara terpadu.

“Melalui Program Restorasi Krueng Tujoh, kami berharap upaya konservasi keanekaragaman hayati, perlindungan kawasan hulu, dan rehabilitasi mangrove dapat memberikan kontribusi nyata bagi keberlanjutan ekosistem sungai. Ini juga menjadi wujud kolaborasi perusahaan bersama masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ungkapnya.

Melalui program ini, PT Mifa Bersaudara berharap pemulihan ekosistem DAS Krueng Tujoh dapat berjalan berkelanjutan dengan dukungan dan partisipasi masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan.

banner 728x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *