Temui Korban Bullying, Fajar Ziyadi Beri Dukungan Moral untuk RF, Kepedulian Golkar terhadap Perlindungan Anak

“Sebagai kader Partai Golkar sekaligus wakil rakyat di DPRK Aceh Barat, Fajar menyampaikan bahwa kepedulian terhadap masyarakat, termasuk anak-anak yang menghadapi persoalan sosial dan kekerasan, merupakan hal yang perlu mendapat perhatian bersama.”jelas Fajar Ziyadi Anggota DPRK Aceh Barat Fraksi Partai Golkar.

Sudutpenanews.com | Aceh Barat – Kepedulian terhadap korban dugaan perundungan (bullying) yang sempat viral di media sosial ditunjukkan Anggota DPRK Aceh Barat dari Fraksi Partai Golkar, Fajar Ziyadi. Ia mengunjungi seorang anak berinisial RF (14) yang saat ini berada di rumah neneknya di Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat, Senin (2/11/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Fajar terhadap kondisi RF yang dilaporkan mengalami trauma setelah menjadi korban dugaan pengeroyokan oleh sejumlah anak.

Dalam pertemuan itu, Fajar memberikan motivasi dan dukungan moral agar RF tetap kuat menghadapi peristiwa yang dialaminya serta tidak kehilangan semangat untuk melanjutkan pendidikan dan meraih cita-cita.

Ia mengingatkan RF agar tetap fokus belajar, memperdalam ilmu agama melalui kegiatan mengaji, serta lebih selektif dalam memilih lingkungan pergaulan.

Fajar mengatakan, RF masih memiliki masa depan yang panjang dan menjadi salah satu harapan keluarga, terutama bagi adik-adiknya. Karena itu, pengalaman pahit yang dialaminya diharapkan tidak membuat RF kehilangan kesempatan untuk tumbuh dan berkembang.

“Sebagai kader Partai Golkar sekaligus wakil rakyat di DPRK Aceh Barat, Fajar menyampaikan bahwa kepedulian terhadap masyarakat, termasuk anak-anak yang menghadapi persoalan sosial dan kekerasan, merupakan hal yang perlu mendapat perhatian bersama.”jelas Fajar Ziyadi Anggota DPRK Aceh Barat Fraksi Partai Golkar.

Menurutnya, kehadiran wakil rakyat tidak hanya sebatas menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, tetapi juga harus memiliki kepekaan sosial terhadap persoalan yang dialami masyarakat.

Ia berharap semangat kepedulian dan perlindungan terhadap anak juga menjadi perhatian seluruh kader Partai Golkar, sehingga anak-anak yang mengalami kekerasan tidak merasa sendirian dalam menghadapi persoalan yang menimpa mereka.

Diketahui, RF saat ini bersekolah di Meulaboh dan tinggal bersama keluarga dari pihak ayah. Sementara ayahnya berada di Kabupaten Nagan Raya, sedangkan ibunya tinggal bersama nenek RF di Kecamatan Kaway XVI.

Kondisi tersebut menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian, mengingat korban membutuhkan dukungan keluarga, kasih sayang, serta pendampingan untuk membantu proses pemulihan psikologisnya.

Fajar menegaskan bahwa tindakan kekerasan terhadap anak tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun. Apabila seorang anak melakukan kesalahan, penyelesaiannya harus melalui mekanisme hukum yang berlaku dan diserahkan kepada pihak berwenang, bukan dengan tindakan main hakim sendiri.

Ia juga berharap aparat penegak hukum dapat menangani perkara tersebut secara profesional dan objektif, dengan tetap memperhatikan prinsip perlindungan anak, baik terhadap korban maupun anak-anak yang diduga terlibat.

Fajar mengajak keluarga, pemerintah, pihak sekolah, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya perundungan terhadap anak.

Menurutnya, setiap anak berhak mendapatkan perlindungan, kasih sayang, dan kesempatan untuk memperbaiki diri. Kekerasan bukan jalan untuk menyelesaikan persoalan, terlebih jika tindakan tersebut meninggalkan trauma dan berpotensi memengaruhi masa depan seorang anak.

Ia berharap kepedulian terhadap RF menjadi pengingat bahwa melindungi anak bukan hanya tanggung jawab keluarga atau pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.

banner 728x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *