Sudutpenanews.com | Aceh Barat – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat mengerahkan personel dan peralatan penyelamatan untuk melaksanakan siaga pengamanan pantai selama masa libur Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Kegiatan siaga tersebut berlangsung selama dua hari, mulai 30 Mei hingga 1 Juni 2026, dengan fokus pengawasan pada sejumlah kawasan pantai yang ramai dikunjungi masyarakat dan dinilai memiliki potensi risiko kecelakaan laut.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Aceh Barat, T. Ronal Nehdiansyah, mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan serta meminimalisir risiko terjadinya korban tenggelam di kawasan wisata pantai selama libur panjang.
“Setiap momentum hari libur dan hari besar keagamaan, kawasan pantai di Aceh Barat selalu dipadati pengunjung. Karena itu kami menurunkan personel untuk melakukan patroli, pemantauan, serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di pantai,” kata Ronal dalam keterangannya, Sabtu (30/5/2026).
Kata Ronal, Sebanyak 15 personel BPBD Aceh Barat diterjunkan ke lapangan dengan pola patroli keliling dan siaga di lokasi-lokasi yang dianggap rawan.
“Adapun titik pengamanan tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Samatiga meliputi Pantai Kuala Bubon, Pantai Lhok Bubon, dan Pantai Suak Geudeubang. Kemudian Kecamatan Johan Pahlawan meliputi Pantai Suak Ribee, Pantai Suak Ujong Kalak, Pantai Suak Indrapuri, serta Pantai Gampong Pasir. Sementara di Kecamatan Meureubo, pengamanan difokuskan di Pantai Lanaga.”tambahnya.
Menurut Ronal, selain menyiagakan personel, BPBD juga menempatkan sejumlah sarana dan prasarana pendukung operasi penyelamatan, di antaranya satu unit kendaraan Ford BPBD, satu unit Triton BPBD, satu unit sepeda motor operasional, satu unit rubber boat, tenda siaga, serta perlengkapan keselamatan seperti life jacket, cincin pelampung, dan kantong jenazah.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat yang berwisata ke pantai agar selalu mengawasi anak-anak, tidak berenang terlalu jauh ke tengah laut, serta mematuhi arahan petugas yang berada di lokasi. Keselamatan harus menjadi prioritas utama saat menikmati liburan,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan siaga pengamanan pantai tersebut, BPBD Aceh Barat turut melibatkan unsur Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Aceh Barat untuk membantu komunikasi dan pemantauan di lapangan.
Ronal berharap kehadiran petugas di kawasan wisata pantai dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus mencegah terjadinya insiden yang tidak diinginkan selama masa libur Hari Raya Iduladha.
“Harapan kita tentu tidak ada kejadian darurat maupun korban tenggelam selama libur ini. Namun jika terjadi kondisi yang membutuhkan pertolongan, tim kami siap memberikan respon cepat di lapangan,” demikian T. Ronal Nehdiansyah.






