Sudutpenanews.com | Nagan Raya : Masyarakat di Kecamatan Beutong Ateuh, Kabupaten Nagan Raya, kembali menyuarakan penolakan terhadap aktivitas pertambangan di wilayah tersebut. Sikap itu ditunjukkan dengan pengibaran bendera bulan bintang di kawasan Beutong Ateuh, Senin (31/8).
Aksi tersebut dilakukan setelah sebelumnya Aliansi Rakyat Aceh untuk Beutong (RANUB) menggelar aksi demonstrasi dan menyerahkan petisi kepada pemerintah daerah terkait persoalan pertambangan di wilayah Beutong Ateuh.
Perwakilan Aliansi Rakyat Aceh untuk Beutong, Rahmad Ramadhan, mengatakan pengibaran bendera tersebut merupakan bentuk kekecewaan masyarakat karena aspirasi yang telah disampaikan kepada pemerintah belum mendapatkan tindak lanjut yang dianggap memadai.
“Kami sudah menempuh berbagai upaya. Demo sudah, surat sudah. Tapi pemerintah memilih diam. Maka kami memilih cara lain agar didengar,” ujar Rahmad dalam keterangan persnya.
Menurut Rahmad, masyarakat masih menunggu kejelasan sikap Pemerintah Kabupaten Nagan Raya terkait persoalan perizinan pertambangan di Beutong Ateuh. Ia menyebut hingga kini belum ada keputusan resmi dari pemerintah kabupaten yang menjawab tuntutan masyarakat sebagaimana disampaikan dalam petisi.
RANUB juga menyatakan menolak seluruh bentuk kegiatan pertambangan di wilayah Beutong Ateuh, termasuk aktivitas yang berkaitan dengan izin pertambangan yang telah diterbitkan pemerintah.
Rahmad mendesak Bupati Nagan Raya mengambil langkah serius dalam merespons persoalan yang berkembang di tengah masyarakat Beutong Ateuh.
“Kami meminta Pemerintah Kabupaten Nagan Raya tidak lagi mempermainkan rakyat Beutong. Kami menuntut pemerintah segera menindaklanjuti persoalan ini dengan serius,” katanya.
Ia menambahkan, masyarakat akan terus menyampaikan aspirasi melalui jalur yang mereka anggap konstitusional apabila tuntutan tersebut belum mendapat respons dari pemerintah.
RANUB juga mengajak media massa dan berbagai elemen masyarakat untuk ikut mengawal persoalan yang terjadi di Beutong Ateuh agar aspirasi warga mendapat perhatian pemerintah.
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan dari Pemerintah Kabupaten Nagan Raya terkait pengibaran bendera bulan bintang maupun tuntutan masyarakat mengenai persoalan pertambangan di Beutong Ateuh.






