Sudutpenanews.com | Meulaboh – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh terus mematangkan rencana penerapan sistem parkir elektronik (E-Parkir), dengan total anggaran pengadaan mencapai sekitar Rp120 juta.
Wakil Direktur Administrasi Umum dan Keuangan RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, Malikul Rusydi, mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh kebutuhan sistem, baik perangkat keras maupun perangkat lunak.
“Biaya yang dialokasikan untuk pengadaan sistem E-Parkir ini berkisar sekitar Rp120 juta, sudah termasuk perangkat dan software pendukung,” ujar Malikul Rusydi, Selasa (31/3/2026).
Saat ini, instalasi perangkat untuk kendaraan roda empat telah selesai, sementara perangkat untuk kendaraan roda dua masih dalam tahap pengadaan dan menunggu proses instalasi.
“Kita sedang menunggu instalasi alat E-Parkir untuk motor. Yang sudah siap saat ini untuk mobil, dan insyaallah akan beroperasi pada Mei 2026 ini,” jelasnya.
Ia menambahkan, seluruh perangkat ditargetkan segera tersedia dalam waktu dekat agar sistem dapat dioperasikan secara menyeluruh.
“InsyaAllah secepatnya tiba, dan mudah-mudahan bulan Mei ini sudah bisa beroperasi,” lanjutnya.
Menurut Malikul, penerapan E-Parkir di lingkungan RSUD tidak hanya untuk meningkatkan ketertiban dan transparansi pengelolaan parkir, tetapi juga diharapkan mampu mendorong peningkatan pendapatan rumah sakit.
“Mudah-mudahan ini bisa meningkatkan pendapatan RSUD ke depan,” katanya.
Manajemen RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh berharap kehadiran sistem E-Parkir dapat menghadirkan layanan parkir yang lebih modern, tertib, dan akuntabel, sekaligus menjawab berbagai keluhan masyarakat terkait pengelolaan parkir selama ini.






