Sudutpenanews.com| Aceh Barat — Persaingan memperebutkan tiket babak delapan besar Piala Bupati dan Wakil Bupati Aceh Barat 2026 semakin sengit. Sejumlah tim telah memastikan posisi, sementara tim lainnya masih harus berjuang hingga pertandingan terakhir untuk mengamankan posisi terbaik di klasemen.
Pada laga yang berlangsung di Stadion Mini FIFA Cot Darat, Samatiga, Jumat (18/9/2026), Samatiga tampil meyakinkan setelah menundukkan Sungai Mas dengan skor 2-0.
Dua gol Samatiga masing-masing dicetak Juliandra pada menit ke-51 dan Yusri Mahendre pada menit ke-55.
Hasil tersebut mengantarkan Samatiga mengoleksi enam poin sekaligus memastikan diri sebagai salah satu wakil Grup C yang lolos ke babak delapan besar.
Di pertandingan lainnya, Woyla Barat menang telak 3-0 atas Panton Reu. Khairuzzazi membuka keunggulan pada menit ke-36, sebelum Syahrul menggandakan skor pada menit ke-46. Riski Andeha kemudian melengkapi kemenangan Woyla Barat pada menit ke-64.
Woyla Barat kini mengoleksi empat poin dan berada di posisi kedua Grup C, sekaligus mengamankan tiket ke babak berikutnya.
Sementara itu, persaingan untuk posisi ketiga Grup C masih terbuka. Sungai Mas yang mengoleksi satu poin dan Panton Reu yang belum memperoleh poin harus berjuang pada pertandingan berikutnya untuk menjaga peluang mereka melanjutkan kiprah di turnamen.
Koordinator Acara Piala Bupati dan Wakil Bupati Aceh Barat 2026, Zulkifli Andi Govi, yang akrab disapa Dek Jol, mengatakan persaingan antartim sejauh ini berlangsung kompetitif. Menurutnya, setiap pertandingan menjadi penting karena akan menentukan posisi akhir masing-masing tim.
“Persaingan semakin menarik karena setiap pertandingan sangat menentukan posisi klasemen. Kami berharap seluruh tim tetap menjunjung tinggi sportivitas dan memberikan permainan terbaik sampai pertandingan terakhir,” ujar Dek Jol.
Putaran Ketiga Digelar Bersamaan di Dua Lapangan
Dek Jol menjelaskan, memasuki putaran ketiga, pertandingan akan digelar di dua lapangan berbeda secara bersamaan. Format tersebut diterapkan agar seluruh tim tetap memiliki kesempatan yang sama dalam memperjuangkan posisi terbaik di klasemen.
“Untuk putaran ketiga nanti akan dilaksanakan di dua lapangan yang berbeda dengan waktu yang sama. Ini agar semua tim tetap berjuang untuk mengamankan posisi klasemen satu dan dua,” jelasnya.
Menurut Dek Jol, perebutan posisi tersebut menjadi sangat penting karena tim yang mampu mengamankan posisi terbaik akan memiliki jalur yang lebih jelas menuju babak delapan besar.
Selain dua tim teratas dari masing-masing grup, panitia juga akan menentukan tiga tim peringkat ketiga terbaik, yang selanjutnya akan bersaing untuk mendapatkan dua tiket tambahan menuju babak delapan besar.
“Untuk peringkat tiga terbaik nanti akan dipilih tiga tim untuk bersaing kembali, dan dari tiga tim tersebut akan diambil dua tim yang berhak melaju ke babak delapan besar,” kata Dek Jol.
Dengan mekanisme tersebut, persaingan hingga pertandingan terakhir dipastikan tetap terbuka. Setiap tim tidak hanya dituntut meraih kemenangan, tetapi juga harus berusaha mengamankan posisi klasemen agar peluang melaju ke fase berikutnya semakin terbuka.
Persaingan Grup A dan B
Di Grup A, Kaway XVI berada di posisi teratas dengan koleksi empat poin. Meureubo menyusul dengan tiga poin, Bubon mengoleksi dua poin, sedangkan Woyla mengantongi satu poin.
Sebelumnya, Kaway XVI bermain imbang 0-0 melawan Bubon pada Rabu (16/9/2026). Pada pertandingan lainnya, Meureubo berhasil mengalahkan Woyla dengan skor 2-1.
Hasil tersebut membuat persaingan Grup A masih terbuka. Setiap pertandingan berikutnya menjadi penting bagi tim-tim yang ingin mengamankan posisi menuju babak delapan besar.
Di Grup B, Pante Ceureumen dan Johan Pahlawan sama-sama mengoleksi empat poin. Arongan Lambalek berada di posisi ketiga dengan tiga poin, sedangkan Woyla Timur belum memperoleh poin.
Pada pertandingan Kamis (17/9/2026), Pante Ceureumen bermain imbang 1-1 melawan Johan Pahlawan. Pante Ceureumen sempat unggul melalui gol Afdal Fiki Selian pada menit kedua, sebelum Teuku Ari menyamakan kedudukan pada menit ke-70.
Arongan Lambalek kemudian meraih kemenangan besar 4-0 atas Woyla Timur. Empat gol Arongan Lambalek dicetak Rivandi April Maulana pada menit ke-24, Haza Aidul Fitrah pada menit ke-26 dan 56, serta Fahmi Donaldi pada menit ke-70.
Dek Jol juga mengajak masyarakat untuk terus memberikan dukungan kepada seluruh peserta selama turnamen berlangsung. Menurutnya, antusiasme masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun atmosfer positif bagi perkembangan sepak bola di Aceh Barat.
“Kami mengajak masyarakat untuk terus hadir memberikan dukungan kepada tim-tim yang bertanding. Yang terpenting, mari kita sama-sama menjaga suasana pertandingan agar tetap aman, tertib dan sportif,” katanya.
Dengan hasil pertandingan hingga Jumat (18/9/2026), persaingan menuju fase gugur Piala Bupati dan Wakil Bupati Aceh Barat 2026 semakin ketat.
Samatiga dan Woyla Barat telah mengamankan tiket dari Grup C, sementara persaingan di Grup A dan Grup B masih berlangsung. Putaran ketiga yang digelar secara bersamaan di dua lapangan nantinya menjadi salah satu fase penting untuk menentukan posisi akhir serta tim-tim yang berhak melanjutkan perjuangan ke babak delapan besar.
Turnamen ini sekaligus menjadi ajang kompetisi antarkecamatan di Aceh Barat dengan mengusung semangat sportivitas dan pembinaan sepak bola daerah, sekaligus menjadi momentum untuk menghidupkan kembali gairah sepak bola di Aceh Barat.






