Sudutpenanews.com | Aceh Barat – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Aceh Barat mulai menyusun rencana strategis untuk mendukung pencapaian penghargaan Adipura dengan memfokuskan pembenahan pada tiga sektor utama penilaian.
Plt. Kepala DLH Aceh Barat, T. Ronal Nehdiansyah, mengatakan tiga sektor yang menjadi fokus tersebut meliputi kebijakan, penyediaan fasilitas pengurangan dan penanganan sampah, serta pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan.
“Untuk pencapaian Adipura, kami mulai memfokuskan pada tiga sektor penilaian, yaitu sektor kebijakan, ketersediaan fasilitas pengurangan sampah, serta pengelolaan sampah dan kebersihan,” kata T. Ronal Nehdiansyah, Rabu (16/9/2026).
Ia menjelaskan, pada sektor kebijakan, DLH akan melakukan penguatan terhadap aspek regulasi dan dukungan anggaran yang berkaitan dengan pengelolaan lingkungan dan persampahan di Kabupaten Aceh Barat.
Sementara pada sektor fasilitas, DLH akan memastikan tersedianya sarana dan program pengurangan sampah yang memadai. Di antaranya melalui pengembangan bank sampah, Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R), serta peningkatan cakupan layanan penanganan sampah bagi masyarakat.
“Fasilitas pengurangan sampah harus tersedia secara memadai, termasuk program bank sampah, TPS3R, serta cakupan layanan penanganan sampah kepada masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, sektor pengelolaan sampah dan kebersihan juga menjadi perhatian. DLH akan memastikan fasilitas-fasilitas publik mendapatkan intervensi penanganan sampah dan kebersihan secara memadai dan berkelanjutan.
Menurut Ronal, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan Kabupaten Aceh Barat menjalankan program-program yang telah ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dalam rangka meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan dan persampahan.
“Upaya ini dilakukan untuk memastikan Kabupaten Aceh Barat telah melaksanakan program yang ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup, sehingga seluruh proses penanganan sampah di Kabupaten Aceh Barat dapat dilaksanakan secara terukur dan sistematis,” jelasnya.
Ia menambahkan, pembenahan yang dilakukan tidak hanya diarahkan untuk memenuhi aspek penilaian Adipura, tetapi juga membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih terencana, terukur, dan berkelanjutan di Aceh Barat.
Dengan strategi tersebut, DLH Aceh Barat berharap seluruh pemangku kepentingan dapat berkolaborasi dalam meningkatkan kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat sistem pengelolaan persampahan di daerah.






