Sudutpenanews.com | Meulaboh – Di tengah polemik yang berkembang di ruang publik terkait perselisihannya dengan mantan karyawan, Owner Dahlia Treatment, Dahlia, akhirnya angkat bicara. Ia memaparkan kronologi versi pihaknya, mulai dari proses perekrutan, sistem pelatihan, hingga upaya penyelesaian secara musyawarah yang diklaim telah ditempuh sebelum persoalan tersebut mencuat.
Dahlia menjelaskan bahwa Nurdeany mengajukan lamaran kerja di Dahlia Treatment pada 5 Desember 2025. Dalam proses rekrutmen, kata dia, setiap calon karyawan telah diberikan penjelasan mengenai syarat, ketentuan, serta mekanisme pelatihan yang berlaku di tempat usahanya.
“Sejak awal sudah kami jelaskan bahwa calon pekerja akan menjalani masa belajar 1-2 bulan dengan syarat kontrak kerja sama selama 2 tahun dan ini tanpa paksaan dari pihak pelamar,” ujar Dahlia saat memberikan klarifikasi, Minggu (2/8/2026).
Menurutnya, sistem tersebut diterapkan untuk memastikan setiap calon pekerja memiliki kemampuan yang memadai sebelum memberikan pelayanan kepada konsumen. Selama masa pelatihan, seluruh proses pembelajaran, bimbingan, penggunaan fasilitas, hingga transfer ilmu ditanggung sepenuhnya oleh pihak Dahlia Treatment.
“Seluruh proses pelatihan kami tanggung. Tujuannya agar setiap calon pekerja benar-benar memiliki keterampilan yang sesuai dengan standar pelayanan yang kami terapkan kepada seluruh pelanggan,” katanya.
Dahlia menegaskan bahwa sebelum persoalan berkembang menjadi sengketa, pihaknya telah berupaya menempuh jalur musyawarah sebagai bentuk penyelesaian secara kekeluargaan. Ia menyebut, langkah tersebut dilakukan agar hubungan antara kedua belah pihak dapat diselesaikan tanpa menimbulkan persoalan yang lebih luas.
“Kami sejak awal mengedepankan penyelesaian secara baik-baik. Yang kami inginkan adalah musyawarah untuk mencari solusi yang dapat diterima bersama, bukan memperpanjang konflik,” jelasnya.
Ia mengatakan pertemuan tersebut dihadiri oleh kedua orang tua Nurdeany serta beberapa saksi yang mengetahui proses pelatihan selama yang bersangkutan berada di Dahlia Treatment.
Dalam musyawarah tersebut, lanjut Dahlia, pihaknya terlebih dahulu menawarkan beberapa alternatif penyelesaian sebagai bentuk itikad baik. Menurutnya, pembahasan mengenai biaya pelatihan bukanlah tujuan utama kedatangannya.
“Saya datang untuk bersilaturahmi sekaligus mencari jalan keluar. Sebelum membahas persoalan lainnya, saya sudah memberikan beberapa pilihan penyelesaian agar persoalan ini bisa selesai secara kekeluargaan,” ungkapnya.
Selain menjelaskan kronologi hubungan kerja, Dahlia mengaku merasa perlu memberikan klarifikasi agar masyarakat memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai persoalan yang terjadi. Menurutnya, informasi yang beredar di ruang publik tidak selalu menggambarkan keseluruhan peristiwa.
Ia berharap masyarakat dapat menyikapi persoalan tersebut secara bijaksana dan tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum mengetahui penjelasan dari seluruh pihak yang terlibat.
“Kami menghormati proses yang sedang berjalan dan tetap membuka ruang penyelesaian secara baik. Yang terpenting bagi kami adalah menjaga profesionalisme, kualitas pelayanan, serta kepercayaan konsumen yang selama ini telah dibangun,” tuturnya.
Dahlia menambahkan bahwa sejak awal berdirinya, Dahlia Treatment berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui proses pelatihan yang terstruktur bagi setiap calon terapis.
Menurutnya, standar tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga mutu pelayanan sekaligus memastikan setiap tenaga yang bekerja memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan pelanggan.
Ia berharap klarifikasi yang disampaikannya dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai duduk perkara dari sudut pandang pihak Dahlia Treatment.
Menutup keterangannya, Dahlia berharap persoalan tersebut dapat segera menemukan jalan keluar yang terbaik bagi semua pihak. Baginya, membangun sebuah usaha membutuhkan waktu, tenaga, dan pengorbanan yang tidak sedikit sehingga ia berharap nama baik usaha yang telah dirintisnya dapat tetap terjaga.
“Saya hanya ingin persoalan ini selesai dengan baik. Saya menghargai setiap orang yang pernah menjadi bagian dari Dahlia Treatment, tetapi saya juga berharap usaha yang saya bangun dengan kerja keras dan pengorbanan selama bertahun-tahun tidak dinilai hanya dari satu persoalan. Semoga semuanya bisa berakhir dengan baik,” tutupnya.






