Bupati Aceh Barat Temui Panglima Kopassus, Bahas Kelanjutan Irigasi Lhok Guci dan Kolam Retensi Meulaboh

Sudutpenanews.com | Meulaboh – Bupati Aceh Barat, Tarmizi, melakukan silaturahmi dengan Panglima Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Djon Afriandi di Markas Komando Kopassus, Cijantung, Jakarta, dalam upaya memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dan TNI untuk mendukung pembangunan daerah, Kamis (4/6/2026).

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban tersebut, sejumlah isu strategis pembangunan di Aceh Barat menjadi topik pembahasan, termasuk kelanjutan pembangunan Irigasi Lhok Guci dan proyek kolam retensi Kota Meulaboh yang dinilai penting untuk mendukung sektor pertanian serta pengendalian banjir.

Bupati Aceh Barat Tarmizi mengatakan, silaturahmi tersebut bukan sekadar mempererat hubungan kelembagaan, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kolaborasi yang lebih kuat dalam mendukung kepentingan masyarakat.

“Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dan TNI, khususnya Kopassus, memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus mendukung berbagai program pembangunan yang dibutuhkan masyarakat,” kata Tarmizi.

Menurutnya, salah satu pembahasan penting dalam pertemuan itu adalah upaya mendorong kembali kelanjutan pembangunan Irigasi Lhok Guci yang sebelumnya sempat mendapat perhatian dari Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air.

Tarmizi menjelaskan, sebelumnya Dirjen SDA Kementerian PUPR saat itu, Dwi Purwantoro, pernah berkunjung ke Aceh Barat dan menyatakan kesiapan mendukung pendanaan sekitar Rp1 triliun untuk kelanjutan pembangunan irigasi tersebut. Namun, rencana itu belum terealisasi setelah terjadi bencana banjir di Aceh yang menyebabkan perubahan prioritas anggaran nasional, disusul pergantian pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal SDA.

Saat ini, jabatan Dirjen SDA dijabat oleh Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw, seorang purnawirawan TNI yang memiliki latar belakang Kopassus.

“Alhamdulillah, Panglima Kopassus menyatakan siap mendukung dan membantu Aceh Barat, termasuk mengomunikasikan berbagai kebutuhan pembangunan daerah kepada kementerian terkait,” ujar Tarmizi.

Dalam pertemuan tersebut, lanjut Tarmizi, Panglima Kopassus juga menyampaikan memiliki kedekatan emosional dengan Aceh Barat karena pernah bertugas sebagai Komandan Korem 012/Teuku Umar pada periode 2020–2022.

“Beliau merasa memiliki tanggung jawab moral terhadap Aceh Barat karena pernah mengabdi di daerah ini. Kami tentu menyambut baik komitmen tersebut dan berharap sinergi yang terbangun dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Tarmizi berharap hubungan baik antara Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dengan TNI, khususnya Kopassus, dapat terus diperkuat guna mendukung percepatan pembangunan daerah, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta penguatan stabilitas wilayah.

“Silaturahmi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan dan kolaborasi. Kami berharap dukungan yang terjalin dapat semakin solid demi kemajuan Aceh Barat dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *