Warga Keluhkan Motor Knalpot Brong di Wisata Gunong Geudong, Minta APH Bertindak

Sudutpenanews.com | Aceh Barat  – Sejumlah warga di kawasan Jalan Rambong, Desa Meunasah Rambot, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat, mengeluhkan maraknya pengendara sepeda motor berknalpot brong yang melintas menuju kawasan wisata Gunong Geudong Desa Putim Kecamatan setempat.

Keluhan tersebut disampaikan warga karena suara bising yang ditimbulkan kendaraan dengan knalpot tidak standar dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat, terutama pada sore hingga menjelang Maghrib.

Menurut keterangan warga, para pengendara yang mayoritas merupakan kalangan muda-mudi itu kerap menggeber-geber gas sepeda motor saat melintasi permukiman penduduk. Kondisi tersebut disebut terjadi hampir setiap hari, khususnya pada akhir pekan dan hari libur.

“Suara knalpotnya sangat bising dan sering kali sengaja digas-gas saat melewati jalan kampung. Ini sangat mengganggu ketenangan warga, apalagi saat waktu istirahat dan menjelang Magrib,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga berharap pihak kepolisian, khususnya Polsek Kaway XVI dan Satlantas Polres Aceh Barat, dapat melakukan penertiban terhadap penggunaan knalpot yang tidak sesuai standar pabrikan. Selain mengganggu kenyamanan masyarakat, penggunaan knalpot brong juga dinilai berpotensi mengganggu ketertiban umum dan keselamatan berlalu lintas.

Masyarakat juga meminta adanya patroli rutin di jalur menuju objek wisata Gunong Geudong guna mencegah aksi balap liar maupun penggunaan kendaraan yang tidak memenuhi ketentuan.

“Kami tidak melarang anak-anak muda berwisata, tetapi hendaknya tetap menghormati warga yang tinggal di sepanjang jalan dengan menggunakan kendaraan yang sesuai aturan dan tidak menimbulkan kebisingan,” tambah warga.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait keluhan masyarakat tersebut. Warga berharap laporan dan aspirasi yang disampaikan dapat segera ditindaklanjuti demi terciptanya kenyamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *