Sri Yulita Kembali Bekerja, Sampaikan Terima Kasih kepada Pemkab Aceh Barat dan BARA

Sudutpenanews.com | Aceh Barat  – Perjalanan panjang Sri Yulita akhirnya berujung bahagia. Tenaga cleaning service yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Puskesmas Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, itu resmi kembali bekerja setelah mengikuti asesmen ulang dan dinyatakan lulus.

Kabar tersebut menjadi titik balik bagi Sri Yulita setelah sebelumnya sempat kehilangan pekerjaan dan melalui proses panjang yang mendapat perhatian masyarakat serta sejumlah elemen sipil dan media.

Sri Yulita menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendampingi perjuangannya. Ia mengaku kesempatan untuk kembali bekerja bukan sekadar persoalan pekerjaan, tetapi juga menjadi pengalaman penting dalam memperjuangkan apa yang diyakininya sebagai keadilan.

“Alhamdulillah, saya bisa kembali bekerja. Ini bukan hanya soal pekerjaan bagi saya, tapi soal keadilan yang akhirnya saya rasakan,” ujar Sri Yulita dengan haru, Rabu (23/9/2026).

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Barat di bawah kepemimpinan Bupati Tarmizi, S.P., M.M. dan Wakil Bupati Said Fadheil, S.H., yang menurutnya telah memberikan kesempatan untuk mengikuti proses asesmen ulang.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Barat, Dr. Ir. Kurdi, ST., MT., MH., IPM., ASEAN.Eng., yang disebut Sri Yulita telah memberikan perhatian selama proses tersebut berlangsung.

Selain itu, Sri Yulita mengapresiasi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Barat, Evi Darni, S.Kep., M.KM., yang menurutnya turut berperan dalam memastikan proses yang dijalaninya berlangsung secara adil.

Sri Yulita juga tidak melupakan dukungan masyarakat sipil dan media yang selama ini ikut mengawal persoalan yang dihadapinya.

Apresiasi secara khusus diberikan kepada Barisan Rakyat Aceh (BARA), yang menurut Sri Yulita sejak persoalan tersebut mencuat hingga proses penyelesaiannya terus memberikan dukungan dan menyuarakan aspirasinya.

“Terima kasih kepada LSM dan media yang telah memperjuangkan keadilan sehingga saya bisa kembali bekerja, terutama kepada Barisan Rakyat Aceh (BARA) yang dari awal sampai saat ini tak pernah berhenti menyemangati dan memperjuangkan keadilan untuk saya,” katanya.

Sri Yulita juga secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum BARA, Maulana Ridwan Raden. Ia menyebut Maulana sebagai salah satu pihak yang telah membantu masyarakat kecil dalam memperjuangkan apa yang mereka anggap sebagai hak dan keadilan.

“Terima kasih untuk Bang Maulana yang telah membantu orang-orang kecil seperti saya mencari keadilan di Bumi Teuku Umar ini. Terima kasih, terima kasih, dan terima kasih. Saya Sri Yulita tidak bisa membalas kebaikan kalian semua, hanya doa yang bisa saya berikan,” ucapnya dengan suara bergetar.

Kini, setelah melewati proses panjang tersebut, Sri Yulita dapat kembali menjalankan aktivitasnya sebagai tenaga cleaning service PPPK Paruh Waktu di Puskesmas Meureubo.

Ia berharap kesempatan yang diperolehnya menjadi awal yang baik untuk kembali bekerja dengan penuh tanggung jawab.

Sri Yulita juga mendoakan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama proses perjuangannya.

“Semoga Allah selalu memberikan kalian semua rezeki yang melimpah, kesehatan, dan dijauhkan dari segala mara bahaya, serta selamat dunia dan akhirat. Aamiin,” tutupnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *