Sudutpenanews.com | Gayo Lues — Pegiat sosial Aceh, Rahmad Maulizar, menyampaikan apresiasi atas kinerja cepat jajaran Kepolisian Resor (Polres) Gayo Lues dalam mengungkap kasus kematian dokter senior, dr. Shanti Hastuti.
Sebagaimana diketahui, korban ditemukan meninggal dunia dalam kondisi membusuk di kamar lantai dua rumahnya di Desa Raklunung, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues. Peristiwa tersebut pertama kali terungkap saat adik kandung korban, Norman, datang bersilaturahmi pada momen Hari Raya Idulfitri, Sabtu (21/3/2026).
Kasus ini diduga kuat merupakan tindak pidana pencurian yang disertai kekerasan hingga menyebabkan korban meninggal dunia.
Aparat kepolisian bergerak cepat. Dalam waktu kurang dari 2×24 jam, tim gabungan dari Polres Gayo Lues bersama Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Aceh berhasil mengamankan terduga pelaku di kawasan pusat Kota Blangkejeren saat hendak melarikan diri ke luar daerah.
Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolres Gayo Lues guna menjalani proses penyelidikan lebih lanjut, termasuk pengembangan kasus.
Menurut Rahmad, langkah sigap aparat kepolisian yang berhasil mengamankan pelaku dalam waktu singkat patut diapresiasi. Ia menilai, keberhasilan tersebut mencerminkan keseriusan aparat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Ini merupakan bentuk kerja nyata dan respons cepat dari pihak kepolisian. Kita patut memberikan apresiasi kepada Polres Gayo Lues dan jajaran yang telah berhasil mengungkap kasus ini dalam waktu relatif singkat,” ujar Rahmad, Kamis (26/3/2026).
Ia menambahkan, pengungkapan kasus tersebut memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban serta ketenangan bagi masyarakat luas, khususnya di Kabupaten Gayo Lues.
Rahmad juga berharap proses hukum terhadap pelaku dapat berjalan secara transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kita berharap pelaku dihukum setimpal agar memberikan efek jera, serta menjadi peringatan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi, terlebih terhadap tenaga kesehatan yang memiliki peran penting dalam pelayanan masyarakat,” tambahnya.
Kasus ini sebelumnya menyita perhatian publik setelah korban ditemukan meninggal dunia di kediamannya di Desa Raklunung, Kecamatan Blangkejeren. Keberhasilan aparat dalam mengungkap kasus tersebut dinilai menjadi bukti komitmen penegakan hukum di daerah.







