Camat Bubon Buka Konferensi PGRI Cabang Bubon Masa Bakti 2026–2030

Camat Bubon Buka Konferensi PGRI Cabang Bubon Masa Bakti 2026–2030.SPN

“Guru adalah salah satu pilar utama dalam menentukan masa depan bangsa. Apa yang ditanamkan oleh guru hari ini, akan kita lihat hasilnya pada generasi yang akan datang. Karena itu, guru harus terus kita dukung, kita hormati dan kita berikan ruang untuk berkembang,” ujar Amril.

Sudutpenanews.com | Aceh Barat — Camat Bubon secara resmi membuka Konferensi PGRI Cabang Bubon Masa Bakti 2026–2030 yang berlangsung di Aula Gedung SMA Negeri 1 Bubon, Sabtu, 24 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Barat, yang diwakili oleh Sekretaris Dinas sekaligus pengurus PGRI Kabupaten Aceh Barat Yusransal, M.Pd, serta jajaran pengurus PGRI Kabupaten Aceh Barat dan anggota PGRI Cabang Bubon.

Dalam sambutannya, Camat Bubon Amril Nuthihar, S.IP., M.A.P., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya konferensi PGRI sebagai momentum penting untuk memperkuat organisasi, mengevaluasi perjalanan kepengurusan sebelumnya, sekaligus menyusun arah dan program kerja PGRI Cabang Bubon untuk periode 2026–2030.

Menurut Camat, guru bukan hanya bertugas menyampaikan ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter, akhlak dan masa depan generasi muda.

“Guru adalah salah satu pilar utama dalam menentukan masa depan bangsa. Apa yang ditanamkan oleh guru hari ini, akan kita lihat hasilnya pada generasi yang akan datang. Karena itu, guru harus terus kita dukung, kita hormati dan kita berikan ruang untuk berkembang,” ujar Amril.

Ia menegaskan, Pemerintah Kecamatan Bubon sangat membutuhkan peran dan kontribusi para guru dalam mendukung berbagai program pembangunan, khususnya dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas.

“Pemerintah kecamatan tidak mungkin bekerja sendiri. Dalam membangun Bubon, kita membutuhkan kolaborasi semua pihak, dan PGRI merupakan salah satu mitra strategis pemerintah. Mari kita bangun komunikasi yang baik antara PGRI, sekolah, pemerintah kecamatan, pemerintah gampong dan masyarakat,” katanya.

Camat juga mengingatkan agar konferensi tidak hanya dimaknai sebagai agenda pembentukan kepengurusan, tetapi menjadi momentum untuk melahirkan gagasan dan program yang benar-benar menyentuh kebutuhan para guru serta dunia pendidikan.

“Konferensi ini jangan hanya kita jadikan kegiatan rutinitas organisasi. Jadikan momentum ini untuk bermusyawarah, mengevaluasi apa yang sudah kita lakukan dan memikirkan apa yang harus kita lakukan ke depan. Siapa pun yang nantinya dipercaya memimpin PGRI Cabang Bubon, mari kita dukung bersama,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Camat Bubon berharap kepengurusan PGRI masa bakti 2026–2030 dapat menjadi kepengurusan yang solid, komunikatif dan mampu memperjuangkan aspirasi guru secara konstruktif.

Ia juga mengajak para guru untuk terus meningkatkan profesionalisme dan mengikuti perkembangan zaman, terutama dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital.

“Kita ingin guru-guru di Bubon tidak hanya menjadi pengajar, tetapi juga menjadi teladan bagi anak didik. Guru harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, tetapi tetap menjaga nilai-nilai moral, adat dan agama. Kemajuan teknologi harus kita manfaatkan untuk memperkuat pendidikan, bukan menghilangkan nilai-nilai yang kita miliki,” tegasnya.

Amril juga menyampaikan harapan agar PGRI dapat terus menjadi rumah bersama bagi seluruh guru di Kecamatan Bubon.

“Saya berharap PGRI Cabang Bubon ke depan semakin kompak. Jangan ada sekat antara sekolah, antara guru senior dan guru muda. Kita semua memiliki tujuan yang sama, yaitu bagaimana anak-anak kita mendapatkan pendidikan terbaik dan memiliki masa depan yang lebih baik,” tambahnya.

Sementara itu, kehadiran perwakilan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Barat yang juga merupakan pengurus PGRI Kabupaten Aceh Barat menjadi bagian penting dalam memberikan arahan serta penguatan organisasi kepada para peserta konferensi.

Konferensi PGRI Cabang Bubon Masa Bakti 2026–2030 diharapkan menghasilkan kepengurusan yang amanah, solid dan mampu menjalankan roda organisasi secara baik, sekaligus memperkuat kontribusi PGRI dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kecamatan Bubon.

“Selamat melaksanakan konferensi. Mari kita jadikan konferensi ini sebagai momentum memperkuat persatuan guru, memperkuat organisasi dan bersama-sama membangun pendidikan Kecamatan Bubon yang lebih maju,” pungkas Camat Bubon.

“Guru Adalah Pilar Utama Menentukan Masa Depan Generasi Bubon”.tutup Amril.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan demokratis dengan agenda utama evaluasi organisasi, penyampaian program kerja serta pemilihan kepengurusan PGRI Cabang Bubon Masa Bakti 2026–2030.

banner 728x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *