Sudutpenanews.com | Aceh Barat – PT Mifa Bersaudara kembali meraih penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) peringkat Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sebagai bukti komitmen kuat perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup.
Penghargaan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 2026 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Keputusan Nomor 1581 Tahun 2026 mengenai hasil penilaian PROPER.
Direktur PT Mifa Bersaudara, Adi Risfandi, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas capaian tersebut yang telah diperoleh berturut-turut sejak 2024. Ia juga menyebutkan bahwa sebelumnya perusahaan sempat masuk dalam kandidat PROPER Emas.
“Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja pengelolaan lingkungan. Meskipun belum meraih peringkat tertinggi, PROPER Hijau sudah menunjukkan komitmen beyond compliance atau melampaui standar yang dipersyaratkan,” ujarnya, Senin (5/4/2026).
PROPER sendiri merupakan instrumen evaluasi yang dikembangkan pemerintah untuk menilai kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup. Peringkat Hijau diberikan kepada perusahaan yang dinilai telah melakukan pengelolaan lingkungan lebih dari sekadar kepatuhan terhadap regulasi, termasuk efisiensi energi, pengurangan emisi, pengelolaan limbah, serta pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
Adi Risfandi menjelaskan, PT Mifa Bersaudara secara konsisten menerapkan praktik pertambangan yang baik (good mining practice), termasuk pengelolaan reklamasi lahan pascatambang, konservasi air, dan pengendalian emisi debu di area operasional.
Selain aspek lingkungan, perusahaan juga memperkuat program tanggung jawab sosial (CSR) melalui pembinaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), peningkatan kapasitas masyarakat, serta dukungan terhadap sektor pendidikan dan kesehatan di wilayah sekitar tambang.
“Ke depan, kami menargetkan peningkatan inovasi lingkungan dan sosial agar dapat berkontribusi lebih besar terhadap pembangunan berkelanjutan di Aceh Barat,” katanya.






