Sudutpenanews.com | Aceh Barat – Bupati Aceh Barat Tarmizi meninjau langsung kondisi masyarakat korban banjir yang saat ini menempati hunian sementara di Gampong Lawet, Kecamatan Pante Ceureumen, Sabtu (2/5/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati memastikan kondisi warga tetap terpantau dengan baik, termasuk kelayakan hunian sementara yang disediakan pascabencana. Ia juga menyempatkan diri berdialog dengan warga guna mendengar langsung kebutuhan serta kendala yang dihadapi selama masa pemulihan.
“Pemerintah daerah terus berupaya hadir di tengah masyarakat, memastikan kebutuhan dasar warga terdampak tetap terpenuhi, sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabanjir,” ujar Tarmizi dalam unggahan di akun media sosial resminya, Sabtu (2/5/2026).
Selain meninjau hunian sementara, Bupati Tarmizi bersama jajaran juga mendampingi masyarakat Gampong Jambak yang rumahnya mengalami kerusakan sedang dan ringan untuk berbelanja kebutuhan material bangunan di toko setempat.
Pendampingan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan bantuan dana yang telah disalurkan benar-benar digunakan sesuai peruntukannya. Warga diberikan kebebasan memilih bahan bangunan sesuai kebutuhan yang telah diusulkan sebelumnya.
Tak hanya itu, pemerintah juga memastikan ketersediaan material di toko bangunan, membantu proses administrasi pembelian, hingga mengawal distribusi barang agar sampai langsung ke rumah warga penerima bantuan.
Menurut Tarmizi, langkah tersebut merupakan bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran bantuan, sekaligus memastikan proses rehabilitasi rumah warga berjalan tepat sasaran.
“Kami ingin memastikan bantuan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, kita dampingi langsung mulai dari pembelian hingga pengantaran material ke rumah warga,” katanya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mempercepat pemulihan pascabencana, baik dari sisi infrastruktur maupun pemulihan kondisi sosial ekonomi masyarakat.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari warga, yang merasa terbantu dengan pendampingan langsung dari pemerintah, terutama dalam proses pembelian hingga distribusi material bangunan ke lokasi rumah masing-masing.






