Ratusan Warga Mon Dua Geruduk Kantor Geuchik

Sudutpenanews.com | Nagan Raya — Ratusan warga Desa Mon Dua, Kecamatan Tripa Makmur, Kabupaten Nagan Raya menggelar aksi protes di kantor geuchik pada Senin (30/5/2026), menuntut keadilan atas penyaluran bantuan bagi korban banjir yang dinilai sarat ketidakberesan.

Aksi tersebut dipicu oleh kekecewaan masyarakat terhadap proses pendataan dan distribusi bantuan yang dianggap tidak transparan dan tidak tepat sasaran. Warga menilai bantuan justru diduga lebih banyak mengalir kepada orang-orang terdekat kepala desa, sementara sejumlah korban banjir lainnya justru terabaikan.

“Kami melihat ada kejanggalan dalam pembagian bantuan ini. Banyak warga yang benar-benar terdampak, tapi tidak mendapat apa-apa,” ujar salah seorang peserta aksi dengan nada tegas.

Tokoh masyarakat Mon Dua, Muslem, mengungkapkan bahwa kekecewaan warga bukan tanpa alasan. Ia menyebut, sebelum aksi digelar, masyarakat telah berulang kali berupaya meminta klarifikasi kepada kepala desa, namun tidak pernah mendapatkan respons.

“Sudah berkali-kali masyarakat mencoba menemui kepala desa untuk meminta penjelasan, tapi tidak pernah mau ditemui. Ini yang membuat warga akhirnya turun langsung melakukan aksi,” tegas Muslem.

Dalam aksi tersebut, warga mendesak pemerintah desa untuk segera membuka data penerima bantuan secara transparan dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyaluran bantuan yang dinilai bermasalah.

Aksi berlangsung di bawah pengawalan aparat keamanan dan berjalan relatif tertib, meski diwarnai teriakan tuntutan dari massa. Hingga berita ini diturunkan, pihak pemerintah desa belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan dan tuntutan yang disampaikan warga.

banner 728x250

Pos terkait

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *