Sudutpenanews.com | Aceh Barat – Ketua Komisi III DPRK Aceh Barat, Mustafa Gaseu, S.H., meminta seluruh dinas yang menjadi mitra kerja Komisi III untuk segera melahirkan inovasi dan gagasan strategis dalam rangka mendorong percepatan pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikan Mustafa Gaseu kepada awak media, baru-baru ini. Ia menegaskan bahwa sinergi antara legislatif dan eksekutif menjadi kunci utama dalam mewujudkan Aceh Barat yang lebih maju dan berdaya saing.
“Kami meminta seluruh dinas yang bermitra dengan Komisi III agar tidak bekerja secara biasa-biasa saja. Harus ada terobosan, ide-ide kreatif, serta inovasi yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujar Mustafa, Senin (16/2/2026).
Menurutnya, Komisi III yang membidangi sektor pembangunan dan infrastruktur memiliki peran strategis dalam memastikan program pemerintah berjalan efektif dan tepat sasaran. Karena itu, setiap organisasi perangkat daerah (OPD) diminta mampu merumuskan program yang terukur, berorientasi pada hasil, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Mustafa menambahkan, dorongan untuk menghadirkan inovasi tersebut juga bertujuan untuk mendukung program Bupati dan Wakil Bupati Aceh Barat, Tarmizi dan Saed Fadheil, dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak kepada kepentingan rakyat.
“Kami di DPRK tentu siap bersinergi dan mengawal setiap program pemerintah daerah. Inovasi dari dinas-dinas sangat dibutuhkan agar visi dan misi kepala daerah dapat terealisasi secara maksimal,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya perencanaan yang matang serta pemanfaatan anggaran secara transparan dan akuntabel. Komisi III, lanjutnya, akan terus menjalankan fungsi pengawasan untuk memastikan seluruh program pembangunan berjalan sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Mustafa berharap, dengan adanya komitmen bersama antara DPRK dan pemerintah daerah, Aceh Barat dapat berkembang lebih cepat dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.







