PUPR Aceh Barat Buka Akses Terisolir

Aceh Barat | Sudutpenanews.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Barat mulai melakukan pemulihan akses transportasi yang terputus akibat banjir yang melanda sejak 26 November lalu. Upaya ini dilakukan guna memperlancar mobilitas warga sekaligus mempercepat pendistribusian bantuan ke wilayah terdampak.

Kepala Dinas PUPR Aceh Barat, Dr. Kurdi, mengatakan tim teknis telah bekerja di sejumlah titik untuk membuka kembali jalur yang rusak.

“Kami mencoba membuka akses baru terkait jalan-jalan yang mengalami kerusakan ataupun putus pasca banjir,” ujarnya, Selasa (9/12/2025).

Kurdi menjelaskan, pembukaan jalur baru difokuskan di Kecamatan Pante Ceureumen. Di Desa Ketambang, akses sepanjang 400 meter telah berhasil dibuka, sementara di Desa Canggai sepanjang 100 meter juga sudah kembali terhubung.

Selain itu, pengerjaan akses juga dilakukan di Kecamatan Woyla Timur yang terdampak cukup parah. Di Pasi Ara, pembukaan jalan telah mencapai dua kilometer dan proses lanjutan masih terus berjalan.

Kurdi menambahkan, saat ini pihaknya tengah berupaya menembus Desa Sikundo sesuai instruksi Bupati Aceh Barat. Wilayah tersebut masih terisolasi karena jalur lama hilang akibat banjir dan longsor.

“Tidak ada lagi jalan eksisting sepanjang kurang lebih lima kilometer dari Desa Jambak menuju Desa Sikundo,” sebutnya.

Untuk memulihkan akses tersebut, PUPR menyiapkan beberapa skenario dengan menambah alat berat serta melakukan normalisasi jalur sungai dan badan jalan agar dapat kembali dilalui masyarakat.

Dr. Kurdi menegaskan bahwa pemulihan akses jalan menjadi prioritas pemerintah daerah untuk memastikan bantuan dan layanan bisa terdistribusi secara merata.

“Kami akan bekerja maksimal sampai akses kembali normal dan dapat dipergunakan warga,” tutupnya.

banner 728x250

Pos terkait

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *