Sibolga | Sudutpenanews.com — Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau yang akrab disapa Haji Uma, turun langsung ke Kota Sibolga, Sumatera Utara, sebagai bentuk kepedulian dan pengawalan terhadap kasus dugaan kekerasan yang mengakibatkan hilangnya nyawa pemuda asal Simeulue, Arjun,di kompleks Masjid Agung Sibolga.
Dalam kunjungannya, Haji Uma mendatangi Mapolres Sibolga dan diterima langsung oleh Kapolres Sibolga. Dalam pertemuan tersebut, ia menyampaikan keprihatinan mendalam serta meminta agar proses hukum terhadap kasus tersebut dapat berjalan secara transparan, profesional, dan adil.
“Kehadiran saya bukan untuk mengintervensi kinerja aparat penegak hukum, tetapi sebagai bentuk tanggung jawab moral dan kepedulian terhadap warga Aceh yang menghadapi persoalan hukum di luar daerah,” ujar Haji Uma dalam keterangannya yang diunggah melalui akun TikTok resminya, @hajiumasudirman, yang telah ditonton lebih dari 160 ribu kali. Kamis (13/11/2025).
Selain mendatangi Mapolres, Haji Uma juga menggelar rapat tertutup bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sibolga, Kapolres Sibolga, serta tim pengacara yang mendampingi keluarga korban. Pertemuan itu membahas perkembangan penyelidikan dan langkah-langkah hukum yang sedang ditempuh.
Menurut Haji Uma, kasus ini harus ditangani secara serius agar tidak menimbulkan kesalahpahaman antar warga, serta memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban.
“Saya ingin memastikan bahwa proses hukum berjalan sesuai koridor dan berpihak pada kebenaran,” tegasnya.
Kasus ini menjadi perhatian publik setelah beredar video dugaan aksi kekerasan di halaman Masjid Agung Sibolga yang menyebabkan seorang pemuda asal Aceh meninggal dunia. Masyarakat Aceh dan warganet ramai menyerukan agar pelaku segera diproses hukum.
Langkah cepat Haji Uma mendatangi Sibolga diapresiasi banyak pihak, terutama karena dianggap sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap sesama warga Aceh yang menghadapi persoalan di luar daerah.







