Upaya Mifa Membangun Budaya Peduli Lingkungan Lewat Sekolah

Sudutpenanews.com | Aceh Barat  – Upaya membangun kesadaran dan budaya peduli lingkungan melalui dunia pendidikan membawa program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Mifa Bersaudara meraih penghargaan Platinum dalam ajang Indonesian CSR Awards yang digelar Corporate Forum for CSR Development (CFCD) di Jakarta beberapa waktu lalu.

Plakat penghargaan diterima oleh Department Head External Relations PT Mifa Bersaudara Helvi Yudho.

Penghargaan tersebut diraih melalui program pembinaan pendidikan lingkungan yang berhasil mendorong sekolah binaan Mifa meraih predikat Adiwiyata. Program dikembangkan dengan menjadikan sekolah sebagai ruang untuk menumbuhkan pengetahuan, kesadaran, dan kebiasaan peduli lingkungan sejak dini.

Sejak 2024, PT Mifa bersama komunitas binaannya, Gerakan Peduli Lingkungan (GPL), membina empat sekolah, yakni SMP 2 Meureubo, SD Ujong Tanjong, MIS Al-Azhar, dan SLB Rahmatillah untuk mengikuti program Sekolah Adiwiyata. Dari proses tersebut, SMP 2 Meureubo berhasil meraih predikat Sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten Aceh Barat dan selanjutnya akan mengikuti penilaian Sekolah Adiwiyata tingkat Nasional berdasarkan aturan terbaru.

Group Head CSR, External Relations, and Corporate Communication (CEC) PT Mifa Bersaudara, Tengku Kaddhafi Al Munir, mengatakan pendidikan memiliki peran penting dalam membangun kesadaran lingkungan. Menurutnya, kebiasaan yang ditanamkan sejak dini diharapkan dapat tumbuh dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kesadaran menjaga lingkungan perlu dibangun sejak dini. Melalui sekolah, siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang lingkungan, tetapi juga belajar membangun kebiasaan dan kepedulian terhadap lingkungan di sekitarnya,” ujarnya, Senin (5/10/2026).

Kaddhafi menambahkan pembinaan dilakukan melalui berbagai aktivitas, mulai dari edukasi pengelolaan dan pemilahan sampah, pengembangan bank sampah, penghijauan, hingga kampanye lingkungan yang melibatkan warga sekolah.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai lingkungan, tetapi juga didorong menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan memilah dan mengelola sampah, menjaga lingkungan sekolah, serta terlibat dalam kampanye menjadi bagian dari proses membangun budaya peduli lingkungan.

Upaya menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan juga dilakukan di luar sekolah. Mifa sebelumnya pernah menggandeng Pandawara Group dalam aksi dan kampanye lingkungan bersama masyarakat sebagai bagian dari edukasi dan upaya membangun kesadaran terhadap lingkungan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *