Pemuda Santri Aceh Barat Satukan Pemuda, Santri dan Ulama Lewat Safari Subuh Akbar

Sudutpenanews.com | Aceh Barat — Pengurus Persatuan Pemuda Santri Aceh Barat bersama Majelis Aneuk Beut Aceh Barat (MABAB) menggagas gerakan Safari Subuh Akbar sebagai upaya memperkuat silaturahmi dan persatuan antara pemuda, santri, ulama, serta masyarakat.

Gagasan tersebut dibahas dalam pertemuan silaturahmi dengan sejumlah tokoh agama dan pimpinan organisasi keagamaan di Aceh Barat. Pengurus Persatuan Pemuda dan Santri Se Aceh Barat bersilaturahmi dengan Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Barat, Abah Mahdi, Ketua Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) Aceh Barat, Abu Syeh Yamani, kemudian ngopi bersama Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Aceh Barat sekaligus Kepala Kantor Kementerian Agama Aceh Barat, Walid Khairul, Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Aceh Barat, Abah Mawardi Nyakman, serta Ketua Muda Perti/Majelis Ulama Dayah Aceh Barat, Abu Cek Arifin.

Dalam pertemuan tersebut, para tokoh ulama dan pimpinan lembaga keagamaan menyambut positif gagasan Safari Subuh Akbar. Mereka menyatakan dukungan dan kesiapan untuk berkolaborasi dalam menyukseskan kegiatan yang direncanakan menjadi agenda rutin tersebut.

Ketua Umum Pemuda Santri Aceh Barat, Zulkifli Andi Govi atau yang akrab disapa Dekjol, mengatakan Safari Subuh Akbar direncanakan digelar secara rutin setiap bulan dengan melibatkan berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam, pemuda, santri, mahasiswa, hingga masyarakat umum, sekarang kita akan fokus mengajak lembaga lembaga lainya dan juga nantinya meminta kerjasama dengan Forkopimda dan unsur lainya.

“Gerakan ini kita gagas sebagai ruang untuk mempererat persatuan dan silaturahmi antara pemuda, santri, ulama dan seluruh elemen masyarakat melalui kegiatan ibadah bersama,” ujar Dekjol, Rabu (7/10/2026).

Menurutnya, Safari Subuh Akbar tidak hanya diarahkan sebagai kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi momentum membangun kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat, dimana nantinya juga ada kegiatan Cek Kesehatan Gratis, Santunan anak yatim dan pembagian kain sarung dan beras untuk warga miskin yang sangat membutuhkan.

“Kita ingin masjid menjadi ruang pemersatu. Pemuda dan santri harus hadir bersama ulama dan masyarakat untuk membangun semangat kebersamaan,” katanya.

Selain Pemuda Santri dan Majelis Aneuk Beut, kegiatan tersebut nantinya diharapkan melibatkan Pengurus Pramuka Aceh Barat, Santri, Siswa, mahasiswa, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

Safari Subuh Akbar perdana dijadwalkan berlangsung di Masjid Agung Meulaboh pada Jumat, 16 Oktober 2026 dengan menghadirkan penceramah dari Aceh Utara, Ustad Junaidi Ilyas, S.Pd.I.

Pemuda Santri Aceh Barat berharap, kegiatan tersebut dapat menjadi gerakan bersama yang terus berkembang dan mendapat dukungan luas dari masyarakat, sehingga semangat memakmurkan masjid sekaligus memperkuat persatuan umat dapat berjalan secara berkelanjutan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *