Mustafa Gaseu Minta PUPR Segera Tangani Titik Longsor di Pasi Ara

Oplus_131072

Sudutpenanews.com | Aceh Barat  – Ketua Komisi III DPRK Aceh Barat, Mustafa Gaseu, SH, meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Barat segera menangani titik longsor di Desa Pasi Ara, Kecamatan Woyla Timur.

Permintaan tersebut disampaikan usai dirinya melakukan reses dan meninjau langsung kondisi akses jalan di lintasan desa tersebut. Mustafa mengaku merasakan langsung rawannya kondisi jalan yang kini semakin parah dan membahayakan pengguna, baik kendaraan roda dua maupun roda empat.

Menurutnya, akses jalan tersebut sebelumnya pernah ditangani oleh PUPR pada November 2025 lalu. Namun, akibat curah hujan tinggi dan kondisi geografis yang berada di bantaran sungai, badan jalan kembali mengalami kerusakan serius.

“Ketika saya melintas saat reses, kondisinya sangat memprihatinkan. Badan jalan semakin sempit, licin saat hujan, dan ini sangat berbahaya bagi pengendara,” ujarnya ketika ditemui awak media, Selasa (17/2/2026).

Ia menjelaskan, lintasan penghubung antara Gampong Pasi Ara dan Kubu Capang, Kecamatan Woyla Timur, kini nyaris terputus total. Tebing sungai serta badan jalan di jalur utama kedua gampong tersebut kembali amblas akibat derasnya erosi Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Woyla.

Mustafa menilai kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena menyangkut akses vital masyarakat. Jalan tersebut merupakan jalur utama yang digunakan warga untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, serta mobilitas sehari-hari.

“Kalau tidak segera ditangani, dikhawatirkan akses ini benar-benar putus. Dampaknya tentu akan sangat besar bagi masyarakat,” tegasnya.

Sebagai Ketua Komisi III yang membidangi infrastruktur, ia menyatakan akan mendorong PUPR Aceh Barat untuk segera melakukan penanganan darurat, sekaligus merencanakan solusi permanen guna mencegah longsor berulang akibat erosi sungai.

Ia juga berharap adanya koordinasi lintas instansi terkait untuk melakukan penguatan tebing sungai serta normalisasi aliran guna meminimalisir dampak abrasi di kawasan tersebut.

“Kita tidak ingin setiap tahun perbaikan dilakukan, tetapi kembali rusak karena belum ada penanganan menyeluruh. Harus ada solusi jangka panjang,” pungkasnya.

 

Iklan Advetorial Dinas PUPR Aceh Barat Selamat Bulan Ramadhan 1447 Hijriah. Doc Sudutpenanews.com
banner 728x250

Pos terkait

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *