Gedung Gerai Koperasi Merah Putih di Desa Kuta Padang Resmi Di Bangun

Plt. Sekda Aceh Barat Dr. Ir. Kurdi (Dua dari Kiri) bersama Dandim 0105/Aceh Barat Letkol Inf Super Maljuna Kembaren (Dua dari Kanan) didampingin Syafrizal/Ngoh Jal (Satu dari Kiri) meninjau pembangunan Gedung Gerai Koperasi Merah Putih di Desa Kuta Padang, Jum’at (7/11/2025). Foto : Aries/Sudutpenanews.com.

Aceh Barat | Sudutpenanews.com – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terus mendorong percepatan pembangunan Koperasi Merah Putih sebagai bagian dari program strategis pemerintah pusat melalui Asta Cita Presiden RI. Program ini ditujukan untuk mempercepat penanganan kemiskinan ekstrem sekaligus menjamin ketersediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat di tingkat desa.

Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt. Sekda) Aceh Barat, Dr. Ir. Kurdi, mengatakan Koperasi Merah Putih merupakan salah satu langkah konkret untuk memperkuat ekonomi masyarakat melalui sistem koperasi yang terarah dan berkelanjutan. Dari total 12 kecamatan yang ada di Aceh Barat, pemerintah daerah menargetkan pembentukan 351 unit koperasi secara bertahap.

“Tentunya ada prioritas yang harus kita jaga agar sejalan dengan program pembangunan dari pemerintah pusat. Alhamdulillah, dari 12 kecamatan yang ada, minimal setiap kecamatan sudah memiliki satu Koperasi Merah Putih sebagai percontohan,” ujar Kurdi, saat meninjau lokasi pembangunan Koperasi Merah Putih di Desa Kuta Padang, Kecamatan Johan Pahlawan, Jumat (7/11/2025).

Kurdi menjelaskan, Pemkab Aceh Barat terus melakukan langkah-langkah penataan sarana dan prasarana untuk memperlancar mobilitas serta aktivitas ekonomi masyarakat yang tergabung dalam koperasi. Ia menegaskan, dukungan pemerintah daerah tidak hanya sebatas koordinasi, tetapi juga mencakup penyediaan lahan dan fasilitasi agar pelaksanaan program berjalan tanpa hambatan.

“Kita dorong melalui penyediaan lahan dan dukungan fasilitas. Hal-hal yang menjadi kendala di lapangan akan kita bantu, supaya tujuan besar pemerintah pusat dalam pemberdayaan ekonomi rakyat bisa segera terwujud,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kurdi menuturkan bahwa pembangunan Gedung Gerai Koperasi Merah Putih di Desa Kuta Padang menjadi proyek percontohan di Aceh Barat. Gedung ini dirancang sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat, sekaligus tempat distribusi bahan pokok dan kebutuhan dasar lainnya.

“Untuk Koperasi Merah Putih di Desa Kuta Padang ini kita jadikan pilot project, karena lokasinya strategis dan memiliki dukungan penuh dari masyarakat. Pemerintah pusat melalui APBN sudah menyiapkan anggaran pembangunan, sementara pemerintah daerah memastikan kesiapan lahan dan teknis lapangan. Kita targetkan awal tahun 2026 gerai ini sudah bisa beroperasi,” jelas Kurdi.

Sementara itu, Geuchik Desa Kuta Padang, Syafrizal Akrab Ngoh Jal, mengatakan bahwa pelaksanaan pembangunan gedung koperasi telah dimulai pada pekan ini. Pembangunan tersebut sepenuhnya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan dukungan pembiayaan dari Bank Himbara.

“Pembangunan gedungnya sepenuhnya dari APBN dengan total anggaran lebih dari Rp1 miliar untuk bangunan fisik. Sedangkan untuk pengadaan sembako, gas, obat-obatan, dan pupuk juga dialokasikan sekitar Rp1 miliar lebih. Jadi total anggaran mencapai lebih dari Rp2 miliar,” ungkap Syafrizal.

Ia menambahkan, proyek pembangunan tersebut ditargetkan selesai dalam waktu dua setengah bulan, sehingga pada Januari 2026 gedung Koperasi Merah Putih di Kuta Padang sudah dapat diresmikan dan mulai beroperasi melayani masyarakat.

Program Koperasi Merah Putih menjadi bagian dari strategi nasional untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat desa. Selain sebagai wadah usaha bersama, koperasi ini juga diharapkan mampu menstabilkan harga bahan pokok dan memperluas akses ekonomi bagi masyarakat rentan.

“Program ini merupakan implementasi Asta Cita Presiden untuk mempercepat penanganan kemiskinan ekstrem dan memastikan ketersediaan kebutuhan dasar bagi masyarakat. Intinya, koperasi ini hadir untuk mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat di tingkat bawah,” tutur Syafrizal.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat dan daerah, Aceh Barat menargetkan seluruh kecamatan dapat memiliki Koperasi Merah Putih yang aktif dan produktif, sehingga dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi rakyat yang berkelanjutan dan berkeadilan di masa mendatang.

banner 728x250

Pos terkait

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *