Tsunami Cup 2026 Digelar, Nerlan Idwar: Hidupkan Olahraga Tradisional dan Jauhkan Generasi Muda dari Hal Negatif

“Tujuan utama kita menggelar turnamen ini adalah menghidupkan kembali olahraga tradisional, khususnya kasti, agar semakin dikenal dan diminati masyarakat. Kita ingin anak-anak muda memiliki kegiatan positif, daripada menghabiskan waktu dengan hal-hal yang tidak bermanfaat atau aktivitas negatif,” ujar Nerlan Idwar, Selasa (3/11/2026).

Sudutpenanews.com | Aceh Barat – Upaya menghidupkan kembali olahraga tradisional sekaligus mendorong generasi muda terlibat dalam kegiatan positif menjadi salah satu tujuan digelarnya Open Turnamen Kasti Tsunami Cup 2026 yang memperebutkan Trophy Ketua PK KNPI Johan Pahlawan, Nerlan Idwar.

Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 20 November 2026 mendatang di Lapangan Kasti Pantai Ujung Kalak, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat. Panitia menargetkan keikutsertaan sebanyak 64 tim dari berbagai daerah di Aceh, dengan total hadiah mencapai puluhan juta rupiah.

Ketua PK KNPI Johan Pahlawan, Nerlan Idwar, mengatakan penyelenggaraan Tsunami Cup 2026 bukan sekadar menghadirkan kompetisi untuk memperebutkan trophy dan hadiah, tetapi memiliki tujuan lebih besar, yakni menghidupkan kembali olahraga tradisional yang menjadi bagian dari budaya masyarakat.

Menurutnya, olahraga kasti perlu terus diperkenalkan dan dikembangkan agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman. Kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi ruang bagi anak-anak muda untuk menyalurkan energi, bakat, dan kemampuan melalui aktivitas yang sehat serta bermanfaat.

“Tujuan utama kita menggelar turnamen ini adalah menghidupkan kembali olahraga tradisional, khususnya kasti, agar semakin dikenal dan diminati masyarakat. Kita ingin anak-anak muda memiliki kegiatan positif, daripada menghabiskan waktu dengan hal-hal yang tidak bermanfaat atau aktivitas negatif,” ujar Nerlan Idwar.

Ia menjelaskan, olahraga kasti juga memiliki nilai kebersamaan karena dapat melibatkan berbagai kelompok usia, mulai dari generasi muda hingga kalangan orang tua. Dengan demikian, kegiatan olahraga tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga menjadi sarana menjaga kesehatan dan mempererat hubungan antarmasyarakat.

“Kita ingin olahraga ini menjadi pemersatu. Anak muda dan orang tua bisa berkumpul, berolahraga bersama, menjaga kesehatan, sekaligus mempererat silaturahmi. Melalui kegiatan seperti ini, kita juga bisa membangun kekompakan dan menghidupkan suasana kebersamaan di tengah masyarakat,” tambahnya.

Nerlan berharap Tsunami Cup 2026 dapat menjadi momentum kebangkitan olahraga kasti di Aceh Barat dan daerah lainnya di Aceh. Ia juga mengajak seluruh klub serta masyarakat untuk mendukung kegiatan tersebut dengan menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga persaudaraan.

Selain sebagai ajang kompetisi, turnamen ini diharapkan mampu menjadi wadah pencarian bibit-bibit atlet kasti potensial yang nantinya dapat dikembangkan untuk mengikuti berbagai kejuaraan di tingkat lebih tinggi.

Dengan target 64 tim peserta dan hadiah mencapai puluhan juta rupiah, Open Turnamen Kasti Tsunami Cup 2026 diharapkan berlangsung meriah serta memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga tradisional dan kehidupan sosial masyarakat.

Nerlan menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan tersebut tidak hanya diukur dari siapa yang keluar sebagai juara, tetapi juga dari sejauh mana turnamen mampu menggerakkan masyarakat untuk kembali mencintai olahraga, menjaga kesehatan, menjauhi kegiatan negatif, dan memperkuat tali silaturahmi.

banner 728x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *