Sudutpenanews.com | Nagan Raya – Warga di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Babahrot, Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, menyoroti dugaan pencemaran lingkungan yang diduga berasal dari limbah milik PT Fajar Baizuri & Brothers.
Keluhan tersebut disampaikan warga setelah kerap menemukan indikasi pembuangan limbah ke aliran sungai, terutama saat hujan dan pada malam hari. Kondisi ini disebut telah berlangsung berulang kali dan menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.
“Kalau hujan, biasanya limbah sering dikeluarkan, bahkan tengah malam. Jadi memang sering terjadi pembuangan ke sungai,” ujar Fardiansyah Warga Babah Rot Kecamatan Tadu Raya Kabupaten Nagan Raya melalui telpon selulernya, Minggu (22/3/2026).
Dampak dugaan pencemaran itu mulai dirasakan warga. Sejumlah ikan di sungai dilaporkan mati secara tiba-tiba. Selain itu, hewan ternak milik warga juga disebut menjadi korban setelah meminum air dari sungai tersebut.
“Biasanya kalau limbah dibuang, ikan banyak yang mati. Bahkan ternak yang minum air sungai ada yang langsung tidak bisa bangun,” ungkapnya.
Dan peristiwa terbaru terjadi pada Minggu (22/3/2026) sore, ketika seekor anak kerbau dilaporkan tidak bisa berdiri setelah meminum air yang diduga telah tercemar limbah.
Dirinya meminta pihak PT Fajar Baizuri & Brothers untuk bertanggung jawab atas dugaan pencemaran tersebut. Ia juga menyebutkan bahwa masyarakat sebelumnya telah berupaya menemui pihak perusahaan untuk menyampaikan keluhan, namun tidak mendapat tanggapan.
“Kami sudah pernah jumpai pihak perusahaan, tapi tidak ada respons,” kata Fardiansyah.
Akibat kondisi tersebut, masyarakat menyatakan penolakan terhadap aktivitas pembuangan limbah ke sungai dan meminta perusahaan menghentikan praktik yang dinilai dapat merusak lingkungan serta membahayakan kesehatan warga.
Sementara itu, media sudutpenanews.com masih menunggu pihak PT Fajar Baizuri & Brothers maupun Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nagan Raya untuk memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan tersebut untuk keberimbangan pemberitaan.







