Nagan Raya | Sudutpenanews.com : Tim Relawan Universitas Teuku Umar (UTU) yang dilepas dan dipimpin langsung oleh Rektor UTU berhasil menembus titik lokasi yang terdampak paling parah akibat banjir bandang di Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya. Banjir tersebut telah menyapu empat desa, yaitu Desa Kuta Tengah, Desa Blang Muerandeh, Desa Blang Puuk, dan Desa Babah Suak.
Dua desa yang mengalami kerusakan terberat adalah Desa Babah Suak dan Desa Kuta Tengah, karena sebagian besar pemukiman hilang tersapu banjir bandang. Banyak warga dari kedua desa terpaksa menyelamatkan diri dengan mengungsi ke area kebun dan pegunungan.
“Alhamdulillah, berkat kerja keras di lapangan, Tim Relawan UTU berhasil menembus lokasi terisolir tersebut, yang hingga saat itu belum dapat dijangkau oleh rombongan bantuan lain, ” Ketua Tim UKM PK UTU Irsadi Aristora, Selasa (2/12/2025).
Kedatangan pihaknya disambut haru oleh para keuchik serta masyarakat setempat. Warga mengaku sangat bersyukur karena tim UTU tiba tepat saat bantuan masih sulit masuk akibat kondisi akses yang rusak parah.
” Relawan UTU langsung mendirikan dapur umum dan menyalurkan bantuan dari kampus berupa sembako, pampers, obat-obatan, pakaian layak pakai, tenda pengungsi, susu bayi, dan kebutuhan penting lainnya.”jelas Irsadi.
Para relawan tak kuasa menahan haru saat melihat kondisi warga serta saat menyerahkan bantuan secara langsung. Mereka menyatakan bangga dapat mewakili Universitas Teuku Umar dalam membantu masyarakat yang sedang berada dalam kondisi sangat membutuhkan.







